oleh

Petugas Melanggar Aturan, Saksi Boleh Protes

LINGGAU POS ONLINE, EMPAT LAWANG – Para saksi calon bupati dan wakil bupati boleh melakukan protes jika petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak melakukan tugas sesuai aturan.

Hal itu ditegaskan Ketua KPU Empat Lawang, Mobius Alhazan melalui Komisioner Bagian Teknis, Bily Farsyah.

Billy mencontohkan, dalam penghitungan suara petugas harus membuka surat suara di luar kotak suara.

Apabila para petugas di TPS tidak melakukan tugas sesuai aturan, para saksi calon boleh protes. Petugas pun wajib menindak lanjuti keluhan saksi. Pihaknya, telah melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) penghitungan suara untuk anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di ‘Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati’.

“KPPS dan PPK sudah kita berikan bimbingan teknis. Saat itu sudah kita sampaikan semua apa saja tugas dari KPPS dan PPK,” ungkapnya.

Terkait surat suara, terkhusus untuk daftar pemilihan tambahan, apabila terjadi kekurangan untuk surat suara petugas TPS dapat meminta dengan TPS terdekat.

“Kalau untuk surat suara apabila ada kekurangan, para petugas harus cepat tanggap, dengan cara meminta dengan TPS terdekat yang surat suara masih berlebih,” jelasnya.

Sementara untuk undangan memilih, seharusnya paling lambat dibagikan tiga hari sebelum pemilihan.

“Hari ini (kemarin, red), hari terakhir undangan dibagikan. Namun bagi masyarakat yang tidak mendapatkan undangan, masih bisa memilih dengan cara menunjukkan E-KTP asli atau Surat Keterangan (Suket),” ungkapnya. (10)

Rekomendasi Berita