oleh

Petani Simpan Sawit Curian di Pondok

LINGGAU POS ONLINE, RUPIT – Demi memenuhi kebutuhan hidup membuat AS (47) warga Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara nekat. Ia mencuri buah sawit milik Santo (37) sekitar pukul 09.30 WIB, Jumat (27/4).

Perbuatan tersangka itu membuat kebun sawit dengan mandor, Cik Tam (51) kehilangan 107 janjang buah Sawit dengan berat sekitar 1.605 Kilogram (Kg). Apabila dihitung dengan uang ditaksir Rp 2.800.000.

Tapi, tersangka berhasil diringkus anggota keamanan sekitar pukul 14.00 WIB, Kamis (26/4) tanpa melawan. Karena Barang Bukti (BB) sawit yang dicuri ditemukan di pondok tersangka.

Bagaimana kronologi kejadiannya? Bermula saat Cik Tam menyuruh karyawannya untuk memanen buah sawit di kebun. Namun saat berada di salah satu blok kebun Cik Tama melihat buah sawit yang sudah siap panen telah hilang alias tidak ada lagi di batangnya.

Kemudian Cik Tam menyuruh Amir (35) dan Muhaimin (27) seorang penjaga keamanan kebun sawit untuk menyelidiki dan menyisiri perkebunan. Sekitar pukul 14.00 WIB dua penjaga keamanan akhirnya menemukan buah sawit yang hilang berada di sekitar pondok milik AS, warga Desa Tanjung Beringin Kecamatan Rupit.

Lalu kedua penjaga keamanan menanyakan mengenai keberadaan buah sawit yang ada di sekitar pondoknya. Pemilik pondok mengakui perbuatannya telah mengambil buah sawit akan dijual ke orang lain.

Selanjutnya Cik Tam langsung menghubungi anggota Polsek Rupit menyerahkan untuk AS. Sekaligus melaporkan perbuatannya mencuri buah sawit. Akibat kejadian itu kehilangan buah sawit sebanyak 107 janjang dengan berat 1.605 Kg atau ditaksir dengan uang Rp 2.800.000.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Rupit, AKP Yulfikri membenarkan berdasarkan keterangan diberikan Cik Tam dan pengakuan AS, akhirnya tersangka diserahkan, dan ditahan di Mapolsek Rupit.

“Kami menerima oknum diduga mencuri sawit, karena cukup bukti maka tersangka kami tahan di Polsek,” kata Yulfikri, Sabtu (28/4).

Yulfikri menjelaskan, saat ini tersangka sudah diringkus, dan masih dilakukan penyidikan lebih lanjut. Tapi pengakuan sementara tersangka dirinya mencuri karena faktor ekonomi.

“Tersangka melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara,” tutupnya.(03)

Rekomendasi Berita