oleh

Petani Sawit Muratara Batal Aksi

Perusahaan Janji Realisasikan Tuntutan

LINGGAU POS ONLINE- Rencana aksi petani plasma sawit dari delapan desa di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Kamis (10/10), batal. Pembatalan aksi, lantaran tuntutan mereka akan dipenuhi manajemen PT Dendi Marker Indah Lestari (DMIL).

Sebelumnya mereka menuntut realisasi replanting kebun plasma sawit PT DMIL seluas 2.937 hektare, yang hingga kini belum direalisasikan pihak perusahaan.

Zainal Abidin, koordinator lapangan menjelaskan Rabu (09/10) diadakan pertemuan antara perwakilan petani plasma dan manajemen PT DMIL, di salah satu rumah makan yang ada di Kota Lubuklinggau.

“Pihak manajemen PT DMIL mengundang perwakilan dari petani plasma, untuk membahas tuntutan kami,” kata Zainal

Pertemuan ini dilaksanakan setelah pembahasan selama dua hari, baik dari kepolisian maupun pihak perusahaan yang menginginkan agar kondisi tetap kondusif.

“Kita lihat pihak perusahaan pro aktif menginginkan persoalan diselesaikan dengan bermusyawarah, juga pihak kepolisian mengharapkan kondisi tetap aman dan terkendali. Pertemuan sempat alot, namun akhirnya perusahaan menyetujui tuntutan, dengan keputusan replanting akan dilaksanakan pada 1 Januari 2020 mendatang,” ungkapnya.

Selain jadwal replanting, dalam MoU juga dijadwalkan rencana penandatanganan MoU Replanting Desember mendatang sekaligus realisasi uang pinjaman sebesar Rp300 ribu per hektar lahan plasma

“Keputusan disaksikan oleh seluruh ketua KUD dari delapan desa,” tegasnya.

Laporan Fahmilan Jadidi

Rekomendasi Berita