oleh

Petani Pasang Jaring Sebagai Penangkal Hama Burung

MUSI RAWAS – Beragam cara dilakukan petani untuk melindungi hasil panennya, seperti yang dilakukan petani di Desa P1 Mardiharjo Kecamatan Purwodadi untuk melindungi tanaman padi dari serangan gerombolan burung pipit, mereka memasang jaring ikan, supaya hasil tanaman tidak berkurang akibat dimakan burung. Meski bukan hama, tapi burung bisa mengurangi hasil panen.

Sumarmi (46), seorang petani padi di Desa P1 Mardiharjo mengatakan hampir setiap hari para petani sibuk menjaga tanaman dari serangan burung pipit. Jika tidak, padi yang tinggal menunggu masa panen akan diserang oleh burung.

Sejak satu tahun yang lalu, upaya yang dilakukannya bersama petani lain hampir sama. Yakni memasang jaring di setiap tanaman. Lokasinya tepat di atas tanaman padi.

“Karena yang diserang itu bulir padi, maka dipasang jaring,” kata Sumarmi kepada koran ini saat dibincangi disawahnya, Sabtu (12/1).

Menurutnya, mereka khawatir jika tidak dipasang jaring, jelang masa panen tidak menghasilkan padi yang banyak. Dan tanaman padi di wilayahnya jarang diserang hama maupun penyakit, namun banyak diserang oleh burung.

“Justru mendekati panen, serangan burung pipit yang bergerombol menjadi kendala,” ucapnya.

Hal sama dikatakan Sulaiman (40) petani padi di tempat yang sama, para petani memang sengaja memasang jaring ikan untuk mengusir hama burung pipit. Sehingga padi yang dihasilkan bagus dan berkualitas. Walaupun dengan cukup terpaksa kembali mengeluarkan modal untuk mengusir burung pipit.

“Satu hektare sawah bisa menghabiskan sepuluh lembar jaring, sedangkan harganya Rp 60 per lembarnya,” terang Sulaiman. (dlt)

Rekomendasi Berita