oleh

Petani Nyambi Jadi Bandar Sabu

LINGGAU POS ONLINE, EMPAT LAWANG – Kasus penyalahgunaan Narkoba kembali terjadi di Kabupaten Empat Lawang. Terbukti, Polisi Satres Narkoba Polres Empat Lawang berhasil mengamankan tersangka kasus kepemilikan narkoba.

Dua tersangkanya adalah Noto Susanto (33) warga Pajar Bakti Kecamatan Tebing Tinggi dan salah seorang bandar Jurnalis (35) warga Desa Taba Kecamatan Saling, Kabupaten Empat Lawang, Rabu (6/12) sekitar pukul 03.30 WIB.

Kasat Res Narkoba Polres Empat Lawang, AKP Joni Indra Jaya mengatakan Noto sehari-hari bekerja sebagai petani ditangkap bersama Barang Bukti (BB) berupa satu paket kecil sabu dengan berat bruto 0,21 gram, satu buah kaca pirek dengan berat bruto 1,33 satu buah skop pipet, satu buah jarum, satu kotak rokok, seperangkat alat hisap sabu berupa Bong dan satu unit buah ponsel.

Bagaimana kronologis penangkapan Bandar ini? Joni memaparkan. Penangkapan dua tersangka atas informasi masyarakat. Di rumah tersangka Noto di Desa Fajarbakti sering dijadikan tempat transaksi narkotika jenis sabu. Kemudian dilakukan penyelidikan dan dilakukan penangkapan selanjutnya dilakukan pengembangan kemudian mengamankan Jurnalis alias Jur.

“Dua tersangka diamankan Mapolres Empat Lawang untuk diproses dan disidik perkaranya sesuai hukum yang berlaku,” ungkap Joni.

Tersangka Noto melanggar pasal 112 dan 127 UU no 35 tahun 2009 dengan ancaman penjara empat tahun dan maksimal 10 tahun penjara.

Sedangkan tersangka Jurnalis merupakan bandar terancam pasal 114 UU no 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 10 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Jurnalis sehari hari bekerja sebagai petani ini kepada polisi mengakui, sabu didapat dari orang yang tidak dikenalnya biasa disebut dengan panggilan ‘Bos’. Diketahui ‘Bos’ ini berdomisili di Kota Lubuklinggau.(04)

Komentar

Rekomendasi Berita