oleh

Peserta SKB, Sebelum Tes Karantina Mandiri 14 Hari Dahulu

LINGGAUPOS.CO.ID – Pelaksanaan Standar Kompetensi Bidang (SKB) seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) pelaksanaannya diperkirakan dilaksanakan September sampai Oktober.

Kepala BKPSDM Kabupaten Musi Rawas, Rudi Irawan melalui Kabid Pengadaan dan Pemberhentian, Weltinus menjelaskan mengenai pelaksanaan SKB sudah ada surat edaran dari BKN. Namun untuk tanggal pastinya masih menunggu informasi lebih lanjut, jelasnya kepada linggaupos.co.id, Selasa (21/7/2020).

“Cuma Musi Rawas tidak tahu apakah dapat September akhir apa Oktober, belum tahu,” ujarnya.

Seperti diketahui, peserta SKB seleksi penerimaan CPNS dilingkungan Pemkab Mura diikuti sebanyak 572 orang nantinya. Setelah sebelumnya mereka diawal telah mengikuti pelaksanaan Standar Kompetensi Dasar (SKD) dan dinyatakan lulus berdasar ranking.

“Kita akan umumkan ke 572 orang itu mereka dapat jam berapa, mereka hari apa ikut tesnya,” kata Weltinus.

Lebih lanjut, pihaknya akan mengumumkan jadwal pelaksanaan waktu tes melalui website atau situs resmi BKPSDM Kabupaten Mura.

“Kan kita kan tesnya ikut di BKN Regional VII Palembang. Di palembang semua untuk yang Sumsel pelaksanaan tes,” ungkapnya.

Kemudian untuk teknis pelaksanaan tes nantinya mengikuti protokol kesehatan covid 19. “Teknis waktu pelaksanaan tes mengikuti protokol kesehatan. Jadi kemungkinan kalau ini diarahkan oleh BKN nanti. Kan kita kan tesnya ikut di BKN Regional VII Palembang,” bebernya.

Sementara itu untuk pelaksanaan tes SKB seleksi penerimaan CPNS untuk Kabupaten Mura, ia memperkirakan berlangsung antara dua atau tiga hari. Sebab dalam satu hari kemungkinan pelaksanaan tes akan dibagi menjadi tiga sesi.

“Kalau biasanya kan lima sesi, karena covid, jadi jaraknya agak panjang,” timpalnya.

Kata Weltinus, satu sesi pelaksanaan dilakukan di dua tempat. “Kalau kemarin diancang-ancang oleh BKN dua tempat. Jadi tempat cat ada diruang cat 50, terus diruang BKN 50. Cuma 50, 50 di dua tempat. Diperkantoran itu,” ungkapnya.

Selain itu Weltinus menambahkan, pihak BKN mengajurkan kepada peserta SKB sebelum mengikuti tes agar melakukan karantina mandiri selama 14 hari. “Maksudnya (peserta) tidak melakukan aktifitas kemana-mana, keluar daerah. Itu kan disarankan saja,” jelasnya.

Namun pada saat waktu pelaksanaan tes SKB, peserta rencananya wajib memakai sarung tangan. Lalu peserta membawa hand sanitizer sendiri, memakai masker dan pelindung wajah.(*)

Rekomendasi Berita