oleh

Peserta Pemilu Wajib Patuhi Aturan Kampanye

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Komisioner KPU Kota Lubuklinggau Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Parmas, Deby Arianto menegaskan Partai Politik (Parpol) dan Calon Legislatif (Caleg) harus mematuhi aturan kampanye. Sebab, ada hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat masa kampanye.

Panduan kampanye tersebut dijelaskannya, mengacu pada Peraturan KPU No. 23 Tahun 2018 tentang Kampanye telah diubah menjadi Peraturan KPU No. 28 Tahun 2018 tentang Kampanye.

“Peraturan ini menjadi aturan yang mengatur kampanye pada Pemilu 2019 mendatang,” kata Deby Arianto, Senin (24/9).

Menurut Deby sapaan akrabnya, dalam aturan itu memuat tata cara kampanye, aturan pemasangan alat peraga kampanye, sampai hal-hal yang boleh dan tak boleh dilakukan saat masa kampanye.

Diantaranya pelaksana, peserta dan tim kampanye dilarang melakukan kampanye dengan mempersoalkan Pancasila, UUD 1945, dan bentuk NKRI, melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan NKRI. Kemudian, pelaksana kampanye juga dilarang melibatkan ASN untuk melakukan kegiatan kampanye. Termasuk larangan menghina seseorang secara SARA, menghasut dan mengadu domba. Selanjutnya peserta pemilu dilarang melakukan kekerasan, dan mengganggu ketertiban umum dan memberikan uang kepada peserta kampanye.

Pelanggaran atas larangan itu tertuang dalam Pasal 69 ayat 1 huruf a sampai j dan 2, Peraturan KPU No. 28 Tahun 2018 tentang Kampanye. Jika pelaksana kampanye, dan tim kampanye melanggar ketentuan terancam hukuman penjara.

“Kami berharap seluruh pelaksana dan tim kampanye, dapat memahami hal ini secara serius, dan menerapkannya pada masa kampanye,” jelasnya.

Selanjutnya lokasi pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK), harus sesuai dengan ketetapan. Kemudian, lokasi yang dilarang dipasangkan APK, adalah tempat ibadah termasuk halaman, rumah sakit, tempat pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah, lembaga pendidikan termasuk gedung dan sekolah.

“APK tidak boleh dipasang di sekolah, rumah sakit dan tempat ibadah,” tegasnya.

Terpisah, Komisioner KPU Kabupaten Musi Rawas (Mura) Divisi SDM dan Parmas, Dasril Ismail meminta seluruh peserta pemilu untuk mematuhi aturan yang sudah ditetapkan. Sebab, bila ada aturan yang dilanggar akan merugikan peserta pemilu itu.

“Patuhilah aturan yang sudah ditetapkan, karena bila dilanggar akan rugi sendiri,” katanya. (aku)

Rekomendasi Berita