oleh

Pesan Untuk Orang Tua Agar Lebih Perhatian

Pelaksanaan UNBK SMA Muhammadiyah 1 Lancar

39 siswa-siswi kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Lubuklinggau mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin (9/4).

Lpaoran Qori Musdhalifah, Pasar Pemiri

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Lubuklinggau, Ponijo menjelaskan UNBK tahun ajaran 2017/2018 ini merupakan UNBK perdana.

“39 Peserta didik kami, 23 orang jurusan IPA dan 16 orang jurusan IPS. Semuanya tidak ada yang terlambat datang, tertib dan lancar,” tuturnya.

Pelaksanaan UNBK dibagi menjadi tiga sesi, yang setiap sesinya terdiri dari 13-14 orang siswa.

Ponijo sangat bersyukur mulai persiapan, log in, hingga pengerjaan soal melalui komputer lancar. Menurutnya, ini tidak terlepas dari proses simulasi UNBK yang dilakukan selama ini.

Menurut Ponijo, UNBK ini adalah rangkaian terakhir ujian untuk siswa-siswi kelas XII. Karena sebelumnya mereka sudah mengikuti USBN teori maupun praktik.

Pada UNBK perdana ini, untuk memenuhi kebutuhan siswa mengikuti UNBK, SMA Muhammadiyah telah mempersiapkan 1 ruangan ujian dengan 15 unit komputer ditambah 3 unit sebagai cadangan, 2 unit server termasuk 1 unit cadangan.

Selama UNBK berlangsung didampingi satu orang teknisi Mai Hendri dan seorang proktor Mulyana.

“Kita juga menyediakan genset untuk siaga saat listrik padam. Sebelumnya melalui MKKS kita juga telah mengirimkan surat permohonan ke pihak PLN dan Telkom agar turut mendukung kelancaran pelaksanaan UNBK ini hingga akhir,” tuturnya.

Selain itu, untuk melancarkan pelaksanaan UNBK ini, pihak SMA Muhammadiyah 1 Lubuklinggau terus melakukan kerjasama kepada pihak wali siswa dimulai persiapan pelaksanaan hingga pelaksanaan UNBK ini.

“Untuk itu, kami hingga saat ini masih berharap kerjasama yang baik dari pihak orang tua wali agar terus memperhatikan anaknya selama pelaksanaan UNBK ini, sehingga apa yang kita harapkan pelaksanaan UNBK ini dapat berjalan dengan lancar hingga akhir dan semua anak lulus 100 %, orang tua senang dan puas, pihak sekolah dan siswa pun senang,” harapnya.

Tambahnya, dan setelah lulus dari sekolah ini, diharapkan dan selalu berdoa semua anak bisa melanjutkan ke jenjang kuliah, dan bagi yang tidak kuliah bisa bekerja dengan baik dan tidak menjadi pengangguran. (AE02)

Rekomendasi Berita