oleh

Perusak Pintu Masjid As-Salam Diringkus

LINGGAU POS ONLINE, WATAS LUBUK DURIAN – Rojes Saputra (18) terpaksa harus meringkuk di balik jeruji besi Mapolsek Lubuklinggau Barat. Diduga warga Kelurahan Lubuk Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat I telah melakukan pengancaman Marbot Masjid Agung As-Salam, Fikri (45) sekitar pukul 08.00 WIB, Minggu (8/4).

Tersangka diringkus ketika berada di Museum Subkoss Lubuklinggau, Minggu (8/4) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat, Iptu Sofian Hadi membenarkan ia telah meringkus tersangka Bojes Saputra karena diduga mengancam Fikri.

“Saat ini tersangka masih kita amankan di Mapolsek guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” kata Sofian Hadi, Senin (9/4).

Iptu Sofian Hadi menjelaskan, tersangka diringkus setelah anggota melakukan penyelidikan dan pengintaian di mana lokasi tersangka bersembunyi.

Setelah diketahui tersangka sedang berada di wilayah Museum Subkoss Lubuklinggau. Anggota langsung meringkus tersangka tanpa melakukan perlawanan dan digiring ke Mapolsek Lubuklinggau Barat guna dilakukan interogasi.

“Tersangka mengakui perbuatannya, bahwa telah mengancam korban dan memecahkan kaca masjid,” jelas kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan, tersangka diringkus berdasarkan laporan polisi LP/B. 27/IV/2018/LLG/SEK BARAT Tanggal 08 April 2018. Sekitar pukul 08.00 WIB, Minggu (8/4) diduga tersangka yang kesehariannya sebagai pengamen sedang tidur di Pelataran Masjid Agung As Salam.

Kemudian, korban membangunkan dan menyuruh tersangka untuk pergi. Namun tersangka pelaku tidak senang, tersangka pergi dan kembali ke Masjid As-Salam lagi sambil membawa parang di tangan kanan dan pisau di tangan kiri dan mencari korban.

Tersangka sempat berkata. “Siapo bae petugas masjid ini yang menghalang-halangi aku, nak kubantai”.

Karena tidak bertemu dengan korban kemudian tersangka melampiaskan kemarahannya dengan memecahkan pintu kaca masjid dengan menggunakan parang.

Sehingga kaca pintu masjid pecah dan terdapat goresan bekas lemparan parang di tiang pintu masjid, kemudian tersangka pergi keluar dari seputaran masjid.

“Dari laporan korban itulah, kami meringkus tersangka,” tutupnya.(03)

Rekomendasi Berita