oleh

Pertashop, SPBU Mini Resmi Milik Pertamina

LINGGAUPOS.CO.ID – PT Pertamina (Persero) telah meluncurkan bisnis kemitraan yakni Pertashop. Pertashop ini diklaim menjadi peluang bisnis yang menjanjikan bagi masyarakat. Apalagi di masa pandemi covid-19.

“Menjanjikan, karena BBM dan Elpiji tetas masih sangat dibutuhkan,” kata, Sales Branch Manager Pertamina Lubuklinggau, Adamlyara Aqil A, saat silahturahmi DPC Hiswana Migas Lubuklinggau dan PT Pertamina dengan Pers di Lubuklinggau, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara (MLM), di Dewinda Hotel Lubuklinggau, Kamis (29/4/2021).

Pertashop berbeda dengan SPBU ataupun Pertamini. Pertashop ini bisa ajukan oleh masyarakat umum, dengan syarat yang cukup mudah.

Cukup menyediakan lahan minimal 15 × 15 meter dengan akte tanah, surat rekomendasi dari kepala desa/lurah, dan izin usaha.

“Modalnya pun kecil, hanya Rp 250 juta. Sedangkan margin  keuntungan lebih besar dari SPBU. Yakni Rp 850 per liter,” jelasnya.

Kelebihan lainnya, adalah produk yang dijual harganya sama dengan di SPBU dan kualitasnya pun tidak ada bedanya. Ditambah lagi di Pertashop bisa mejual gas elpiji dan produk UMKM dari masyarakat setempat.

Pihaknya juga menyiapkan kuota yang terbatas, targetnya hanya 12.000 titik Pertashop di seluruh Indonesia. Sehingga siapa cepat itu yang cepat.

Diakuinya di wilayah MLM, hingga saat ini sudah ada 65 pemohon. Di Lubuklinggau dalam waktu dekat bakal dibangun sekitar enam Pertashop dan di Musi Rawas sudah beroperasi Pertashop di Danau Aur dan Muara Lakitan. Targetnya hingga akhir tahun setidaknya terbangun 25 Pertashop di Musi Rawas.

“Kita berharap selain peluang bisnis bagi masyarakat, juga mempermudah pelayanan pertamina terhadap produk berkualitas, dengan harga yang sama hingga ke pelosok desa,” pungkasnya.(*)

Rekomendasi Berita