oleh

Personel Damkar Harus Ikuti Diklat

LINGGAU POS ONLINE, MURATARA – Ketua DPRD Kabupaten Muratara, Efriansyah mengingatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) terkait minimnya personel di instansi mereka. Apalagi saat ini, sudah memasuki musim kemarau.

Pihaknya khawatir, ketika penambahan personel tidak menjadi perhatian mereka maka ketika terjadi kasus kebakaran pemerintah tidak bisa meng-cover.

“Diberbagai kesempatan kita sudah bicarakan. Kita bahkan sudah menyarankan, agar segera dilakukan penambahan personel. Kita juga sudah menyarankan, agar dibuka perekrutan TKS,” ungkap Efriasnyah.

Tentunya, dilanjutkan politisi Gerindra ini, disertai dengan pemberian pelatihan dan pendidikan.

“Agar mereka tahu dengan tugas pokok dan fungsi mereka pastinya. Untuk itu, perlu diberikan Diklat,” lanjutnya.

Ia menegaskan, yang lebih memahami kebutuhan, tentunya Kepala OPD masing-masing.

“Artinya, ya tergantung di pimpinan mereka saat ini. Kalau kita dari dewan, pada prinsipnya pasti sangat mendukung. Terutama, kita siap mendukung mengenai anggarannya,” tegas Efri.

Sebelumnya, penanganan terhadap bencana kebakaran oleh tim Damkar Kabupaten Muratara dinilai masih lamban. Ini diakui oleh Kepala Sat Pol PP Kabupaten Muratara, Haidir Kalingi selaku yang menaungi Damkar.

“Sejak menjadi daerah otonomi baru, jumlah personel Damkar Muratara hanya 16 orang, yang semuanya Tenaga Kerja Sukarela (TKS). Sehingga tidak ada satu pun personel yang memiliki sertifikasi Damkar I atau sertifikasi operator,” jelasnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita