oleh

Persiapan Timnas U-22 Hadapi Piala AFF 2019

Promdeg Tahap Pertama Pulangkan Tiga Pemain

JAKARTA – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-22, Indra Sjafri telah mengambil keputusan untuk memulangka tiga pemain dari pemusatan latihan tahap pertama pada pekan kemarin.

Ketiga nama yang terpaksa dipulangkan oleh mantan pelatih Bali United itu adalah dua gelandang, Dalmiansyah Matutu dari Arema FC, Yoga Pratama (PSIM Yogyoakarta) serta penjaga gawang PSM Makassar, Hilman Syah.

Keputusan Indra Sjafrie mencoret ketiga pemain itu diambil setelah melakukan pertimbangan yang mendalam dari berbagai aspek kemampuan. Di antaranya, dari segi mental, skill, fisik serta kecerdasan taktik.

Meski telah tersingkir dari pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22, Yoga Pratama mengaku tak menyesal. Justru sebaliknya, Yoga mengaku bangga dan tak mempermasalahkan pencoretan dirinya dari pelatnas Garuda Muda.

“Bagi saya ini merupakan impian yang tertunda. Saya akan terus mencoba dan berharap kesempatan (untuk perkuat timnas) akan datang kembali kepada diri saya,” tutur Yoga, Minggu (13/1) kemarin.

Yoga menilai pengalaman yang didapatkannya selama sekitar satu pekan menjalani pelatnas di bawah asuhan pelatih Indra Sjafri menjadi pengalaman yang sangat berharga baginya.

“Banyak hal yang saya dapat dan pelajari saat menjalani pelatnas bersama timnas, banyak hal-hal baru yang saya dapati, dan itu sangat bermanfaat untuk saya ke depannya,” tuturnya.

Meski demikian, bersamaan dengan keputusan yang diumumkan pada Sabtu (12/1) lalu, pelatih kelahiran Lubuk Nyiur, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, 2 Februari 1963 itu juga telah memanggil tiga pemain lain untuk menggantikan pemain yang dikembalikan ke klub itu.

Pemain-pemain itu adalah penjaga gawang Borneo FC, Nadeo Argawinata dan dua gelandang dari Arema FC dan Persib Bandung U-19 yakin, Jayus Hariono serta M Syafril Lestaluhu.

Dengan hadirnya ketiga pemain baru itu, kini skuad Timnas Indonesia U-22 di pemusatan latihan kembali berjumlah 38 orang, minus tiga pemain yang masih berkiprah di luar negeri seperti Ezra Walian, Egy Maulana Vikri, dan Saddil Ramdani yang hingga pekan kedua ini belum bergabung.

Setelah melakukan promosi dan degradasi pemain di akhir pekan pertama, Sabtu (12/1) kemarin, Indra Sjafri, berencana dipastikan bakal kembali mendegradasi lagi beberapa pemain di akhir pekan kedua nanti.
Akan tetapi dalam internal gama yang akan dilakukan pada akhir pekan nanti, tidak akan ada promosi pemain lagi hingga Tim Garuda Muda selesai tampil di Piala AFF U-22 2019 mulai 18 Februari.

“Mulai hari ini kita akan kembali menjalani latihan, hingga Jumat (18/1). Setelah itu akan ada sesi seperti akir pekan kemarin, yakni sesi internal game. Setelah itu kami menciutkan jumlah pemain agar tim ini lebih kecil,” ujar Indra Sjafri kepada wartawan usai sesi latihan di Lapangan ABC, Komplek Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (14/1) kemarin.

“Jadi untuk promosi (pemain) baru akan kita lakuka setelah Piala AFF, karena saya menginginkan di pekan ketiga (pelatnas) kita sudah fokus untuk periodesasi untuk AFF,” sambung Indra Sjafri.

Akan tetapi, Indra belum menentukan berapa jumlah pemain yang nantinya akan meneruskan latihan untuk persiapan Piala AFF U-22 2019 yang akan berlangsung di Kamboja pada 17 Februari-2 Maret 2019, mendatang tersebut.

“Kita akan lihat nanti, apakah 30 pemain saya pun belum bisa menentukannya. Karena kita juga harus berhati-hati menetukan pemain yang akan dicoret nanti, karena jika salah, itu wajib kita pertanggung jawabkan,” terangnya.

Melihat perkembangan para pemain Timnas Indonesia U-22 dalam satu pekan pertama pemusatan latihan, Indra Sjafri merasa banyak peningkatan performa yang sudah diperlihatkan anak-anak asuhnya. Namun, ia hanya mengeluhkan kondisi Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Pelatih berusia 55 tahun yang pernah sukses membawa Timnas Indonesia U-19 menjuarai turnamen Piala AFF U-19 2013 itu mengatakan, kondisi lapangan ABC yang selama ini dipakainya untuk menggembleng para pemain timnas Indonesia U-22 kurang layak pakai.

“Banyak pemain yang kita lihat memiliki kemajuan. Saya juga maklum karena mereka sebelum ke sini tengah libur kompetisi, jadi kami harus mengembalikan kondisi fisik mereka terlebih dulu,” tutur Indra.

“Namun, (kondisi lapangan) ini yang menjadi masalah kita. Mungkin karena lapangan ini dapat dipakai masyarakat umum. Dan itu kita maklum, karena timnas tidak memiliki lapangan latihan sendiri,” tambahnya mengeluhkan kondisi lapangan ABC.

Situasi itu membuat Indra Sjafri mempertimbangkan untuk kembali menggunakan Stadion Madya GBK sebagai tempat persiapan. Akan tetapi, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan Indra jika memakai stadion yang sejatinya ditujukan untuk atletik tersebut.

“Mungkin, Selasa (15/1, hari ini) kami ingin pindah ke Madya. Namun, kalau di Madya, waktu berlatih dibatasi hanya pada pukul 09.00-11.00 WIB dan malam hari,” terangnya.

Sementara itu, tiga pemain baru yang sudah memulai latihan pada awal pekan kedua, Senin (14/1) bertekad mengisi satu tempat dalam skuat inti timnas Indonesia menuju Piala U-22 AFF 2019.

“Saya tak merasa asing dengan pemain lain yang sudah lebih dulu di sini (pelatnas). Saya harus tetap bekerja keras, sisanya kita serahka kepada tim pelatih yang menilainya,” tutur Nadeo Argawita usai sesi latihan.

Hal serupa juga diungkapkan M Syafril Lestaluhu. Pemain Persib Bandung U-19 itu mengaku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan dirinnya untuk bisa berseragam Merah Putih untuk pertama kalinya.
“Mungkin saya masih agak kesulitan di latihan perdana ini. Tapi, Insya Allah kedepannya saya akan bisa lebih maksimal lagi,” tutur Syafril.

Selain itu, Jayus Hariono sangat percaya diri atas pemanggilannya ke pelatnas Timnas Indonesia U-22. Menurut pemain beusia 21 tahun yang kini memperkuat Arema FC itu, pemanggilan dirinya tersebut tak lepas dari kemampuannya yang dimilikinya.

“Mungkin karena kelebihan saya yang suka menekan lawan dan bertipe keras dilapangan (jadi dipanggil ke pelatnas Timnas U-22),” tegas Jayus.

Seperti diketahui, dalam waktu dekat Timas Indonesia U-22 bakal menjalani turnamen Piala AFF U-22 2019 yang akan berlangsung di Kamboja mulai 17 Februari hingga 2 Maret, mendatang. Di turnamen itu, Indonesia tergabung dalam Grup B bersama Malaysia, Myanmar, Singapura dan tuan rumah Kamboja. (gie/fin/wsa)

Rekomendasi Berita