oleh

Persiapan Pemasaran Batik Durian Gencar Dilaksanakan

Akhir Tahun Produk UKM Siap Dipasarkan

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Lubuklinggau, melalui Dekranasda dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Lubuklinggau, terus tindak lanjuti hasil Memorandum of Understanding (MoU), Ketua Dekransada Hj Yetti Oktarina Prana dengan Direktur Utama (Dirut) PT Sharina Thamrin GNP, Sugiarta Yasa, pukul 15.00 WIB di Lantai 10 Gedung PT Sarinah Jalan MH. Thamrin No. 11, RT.8/RW.4, Jakarta, Kamis (12/10) lalu.

Kadisperindag Lubuklinggau, H.M Hidayat Zaini menjelaskan, beberapa persiapan saat ini terus mereka laksanakan.

“Kita mulai dengan mempersiapkan lemari, kemudian pengisian gerai hingga SDM yang nantinya akan memasarkan produk-produk UKM kita di sana,” jelas Dayat, sapaan akrabnya.

Persiapan gencar dilaksanakan, karena pihaknya menargetkan akhir tahun 2017 ini semua produk sudah bisa dipasarkan.

“Batik serta songket durian, tetap menjadi produk unggulan kita. Serta beberapa kerajinan kayu hasil Produk UKM kita, yang akan dipasarkan di sana,” jelasnya.

Sebelumnya Ketua Dekranasda Kota Lubuklinggau, Hj Yetti Oktarina Prana mengaku tidak pernah menyangka sebelumnya kalau ‘Songket Durian’ yang dikembangkan beberapa tahun terakhir ini berhasil mencuri perhatian secara nasional.

Bahkan daya tarik dari Songket Durian yang dimiliki adalah karena 8 varian motif yang kita kembangkan semuanya sudah di lengkapi dengan “Sertifikat Paten”.

“Menurut Pak Yasa ini adalah salah satu bentuk kemajuan perkembangan industri kerajinan yang memenuhi syarat untuk mendunia. Alhamdulillah, hari ini semangat saya seperti kembali di ‘perciki’ bunga api, semakin tidak ragu untuk melakukan semua langkah kecil, karena kita tidak pernah tahu sejauh apa kumpulan langkah kecil itu akan membawa kita pergi,” tuturnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita