oleh

Pernah Digaji Rp 16 Ribu Per Bulan

Lebih Dekat dengan Kepala SDN 43

Hj Zulaiha KM yang biasa dipanggil Leha sejak tahun 1980 mengabdikan diri sebagai pendidik. Bagaimana suka duka istri dari H Aman tersebut?

Laporan Nova Mayang Sari, Lubuklinggau

IBU Leha sampai saat ini bangga dengan profesi guru yang digelutinya. Ibu lima anak tersebut memiliki catatan perjalanan pengabdian yang unik. Salah satunya, ia pernah menerima gaji Rp 16 ribu per bulan selama jadi guru honor. Dan setelah jadi PNS, gaji untuknya naik jadi Rp 21.200 per bulan.

“Sebelum menjadi PNS, saya berjalan kaki dari rumah menuju tempat mengajar, pada saat itu saya mengajar di SD Negeri 25 dan sekarang menjadi SD Negeri 14, setelah saya mendapatkan gaji PNS, mulailah saya menggunakan transportasi becak menuju tempat saya mengajar,” jelas Kepala SD Negeri 43 Lubuklinggau itu, Selasa (5/12).

Perjuangan awal yang dilakoninya, harus berpisah dengan sang suami untuk tugas.

“Saya mengajar di Lubuklinggau, sementara suami saya mendapat tugas mengajar di desa terpencil, berjalan kaki. Namun, saat itu dalam bekerja yang diutamakan benar-benar keikhlasan tanpa pamrih. Tidak menyangka kini bisa mendapat amanah sebagai kepala sekolah,” tuturnya lagi.

Kepada guru yang saat ini tengah berjuang, ia berpesan agar guru-guru selalu berinovasi. Tidak pandang usia baik muda maupun sudah tua.

“Karena pendidikan sekarang ini lebih banyak tuntutan, harus berusaha ataupun menyesuaikan program dari pemerintah, dan untuk anak-anak, guru harus memberikan motivasi, karena anak-anak zaman sekarang adalah generasi penerus yang nantinya akan menggantikan generasi saat ini. Lebih berat generasi penerus daripada generasi yang sekarang ini, dengan bertambahnya teknologi dan ditambahnya perkembangan zaman yang semakin maju, persaingan semakin kuat, dan untuk guru sekarang diharapkan mempunyai skill sehingga dapat membantu peserta didik,” jelas guru yang ternyata hobi membaca Alquran ini.

Seperti yang pernah dilakukannya, selama menjadi guru beberapa kali mengikuti workshop dan Diklat mewakili pihak sekolah. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan Juara 2 Guru Berprestasi se-Kota Lubuklinggau.

Dalam perbincangan singkat kemarin, Leha menerangkan bahwa ia mengawali karier di SD Negeri 25 dan sekarang sudah menjadi SD Negeri 14.

“Di SD Negeri 25 saya mengajar hanya sebentar, karena pada saat itu saya baru mendapatkan SK dan dapat panggilan, sebelum mendapatkan SK dulunya saya bergabung dengan Kepala Dinas Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Setelah mendapatkan SK saya mengajar di SD Negeri 16 dan sekarang menjadi SD Negeri 31, untuk mengajar di SD Negeri 16 saya mengajar selama 7 tahun, kemudian saya pindah lagi ke SD Negeri 48 sekarang menjadi SD Negeri 28, dan di SD Negeri 28 saya mengajar selama 23 tahun, dan pada tahun 2010 saya jadi Kepala SD Negeri 18 dengan masa jabatan kurang lebih 3 tahun kemudian saya di-rolling memimpin SD Negeri 43 pada tahun 2013 sampai saat ini,” ungkapnya. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita