oleh

Permintaan Pemesanan Ternak Menurun

LINGGAU POS ONLINE – CURUP – Pedagang ternak jenis sapi, kerbau dan kambing mengklaim permintaan pemesanan ternak mendekati Hari Raya Idul Adha atau kurban menurun. Informasi ini seperti disampaikan oleh salah seorang pedagang sapi di Pasar Hewan, Kelurahan Talang Rimbo Lama, Kecamatan Curup Tengah, H Roni, Selasa (16/7).

Sepinya pembeli mengakibatkan harga hewan ternak stabil, tidak seperti tahun sebelumnya pedagang bisa meraup untung lebih banyak karena pembeli ramai.

“Kalau sekarang tidak ada kenaikan harga karena pembelinya sedikit yang pesan juga sekarang sepi tidak seperti tahun sebelumnya,” akunya.

Untuk ternak sapi, harga jual bervariasi mulai dari Rp14 juta hingga Rp17 juta, begitu juga jenis kambing di Rp2 juta hingga Rp4 juta tergantung kondisi ternaknya.

“Kalau dulu mendekati lebaran yang harganya biasa Rp14 untuk sapi bisa dijual dengan harga Rp14 juta karena konsumennya banyak yang cari, kalau sekarang stabil,” ungkapnya.

Pemesanan hewan kurban saat inipun, terbilang menurun. Tahun sebelumnya, pesanan hingga mencapai 80 ekor, namun tahun ini hanya 5 hingga 60 ekor.

Menurut Roni, rendahnya daya beli masyarakat dimungkinkan karena faktor harga kopi yang saat ini tengah anjlok dan berbarengan dengan pendaftaran anak masuk sekolah.

“Kopi buahnya kurang, harganya juga anjlok. Kemudian bareng dengan anak masuk sekolah, mungkin ini pengaruhnya,” tambah Roni.

Roni juga menyampaikan, ternak khusus sapi yang dijual di pasaran sekitar kota Curup banyak datang dari luar daerah seperti dari Bengkulu Selatan.

“Kalau yang lokal sedikit, banyak sapi yang datang dari Bengkulu Selatan dijual di sini, kalau kambing lokal masih banyak,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Curup, Firi Asdianto menyarankan, hewan yang dibeli oleh kalangan masyarakat untuk hewan kurban, baik yang dibeli langsung pada pedagang maupun melalui arisan jika ragu akan kesehatannya bisa meminta pihak Puskeswan untuk mengecek kondisi kesehatan hewannya.

“Kalau ragu silakan panggil kami, kami akan cek kesehatannya, baik mulai dari umur hewan, kesehatan hewannya agar nanti daging yang dihasilkan bisa berkualitas,” katanya.

Panitia kurban juga, sambung Firi dalam memilih hewan untuk kurban bisa selektif dan benar- benar melihat kondisi kesehatan hewan yang akan dikurbannya. (sam)

Rekomendasi Berita