oleh

Perlakukan Siswa Layaknya Anak Kandung

Kakanwil Kemenag Sumsel HM Alfajri Zabidi
“Kalau guru sudah hadir seperti orang tua, apapun kondisi siswanya, guru pasti akan tetap menganggap dan memperlakukan siswa ini layaknya anak kandung….”

LINGGAU POS ONLINE, KALI SERAYU – Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan penting dilakukan, untuk memberikan pemahaman mengenai kurikulum.

Ungkapan ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Selatan (Sumsel), HM Alfajri Zabidi usai memberikan wejangan dan arahan kepada guru dan pegawai MAN 1 Model Lubuklinggau, Sabtu (25/8).

“Jadi kegiatan ini salah satu tujuannya untuk pengembangan bagaimana guru paham akan kurikulum. Dan kalaupun sudah paham kurikulum, guru harus tahu bagaimana filosofinya. Jadi, tidak hanya sekedar teks book,” tutur dia.

Contohnya, lanjut Alfajri Zabidi, mindset perubahan hadirnya guru ke tengah anak-anak yang dilandasi dengan hati dan menganggap murid sebagai anak kandung.

“Inikan secara filosofi luar biasa, bukan saja kurikulum yang secara yuridis sudah diberlakukan, tetapi perangkat-perangkat yang non teknis juga harus memiliki mindset seperti itu,” terang dia.

Sehingga, kata dia, kalau guru sudah hadir seperti orang tua, apapun kondisi siswanya, guru pasti akan tetap menganggap dan memperlakukan siswa ini layaknya anak kandung.

“Hal Itulah yang kita tekankan saat ini kepada guru-guru di madrasah,”jelasnya.

Pada kesempatan ini, Alfajri Zabidi juga mengapresiasi guru-guru di Madrasah Kota Lubuklinggau yang sudah mengarah ke mindset perubahan.

“Alhamdulillah hari ini saya bisa sempatkan datang, walaupun dengan anggaran dan waktu yang terbatas, saya sempatkan hadir bertemu guru-guru di sini. Dan guru-guru madrasah di Kota Lubuklinggau sudah mengarah ke sana dalam minset perubahan, dan inilah yang perlu kita monitor dan motivasi, perlu adanya kebersamaan, perlu kita hadir dan menjelaskan tentang kondisi keadaan kita yang dana sumbernya terbatas,” ungkapnya.

Menurutnya, Kanwil Kemenag Palembang tetap memikirkan bagaimana kelangsungan sarana dan prasarana, tunjangan, sertifikasi maupun kesejahteraan guru dan pegawai madrasah. (AE02)

Rekomendasi Berita