oleh

Perkara Penyalahgunaan Narkoba Melibat IRT Meningkat

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Perkara pidana penyalahgunaan narkoba yang melibatkan Ibu Rumah Tangga (IRT) hingga awal Mei 2018 mengalami peningkatan. Peningkatan itu dilihat dari jumlah IRT yang terlibat dalam kasus yang sama dan periode yang sama tahun 2017, walaupun peningkatan itu tidak signifikan.

Januari hingga awal Mei 2017 ada seorang IRT ditangani penyidik Satuan Narkoba Polres Musi Rawas (Mura). Sedangkan Januari hingga awal Mei 2018 ada dua orang IRT terjerat perkara yang sama.

Dari pengakuan tersangka kepada petugas penyidik Satuan Narkoba Polres Mura, mereka sengaja menjadi pengedar narkoba jenis sabu karena kesulitan ekonomi. Untuk membantu suami memenuhi kebutuhan hidup sehari hari mereka terpaksa menjadi pengedar sabu.

Kapolres Mura, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kasat Narkoba, Iptu Suryadi, Jumat (4/5) mengakui 2018 kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan IRT mengalami peningkatan. Kalau awal 2017 jumlahnya hanya satu orang. Sedangkan di awal 2018 ada dua orang IRT.

Dua IRT yang menjadi tersangka penyalahgunaan narkoba, yakni Ny LM (34) warga Desa Anyar, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura, diringkus di pukul 10.30 WIB, Senin (30/4).

Dari tangan Ny LM petugas menyita Barang Bukti (BB) dua plastik klip ukuran besar, dua plastik klip ukuran sedang dan satu plastik klip ukuran kecil berisi kristal putih. Benda kristal putih di dalam plastik klip itu diduga sabu dengan berat keseluruhan 11.18 gram.

Petugas juga mengamankan satu plastik klip berisi 25 butir pil warna coklat berlogo S diduga ekstasi seberat 0,86 gram. Kemudian uang tunai diduga hasil penjualan narkoba Rp 2.350.000.

Lalu, Kamis (3/5) pukul 10.00 WIB, petugas meringkus YN (27) warga Desa Sidamulya, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura saat berada di rumahnya. Dari tangan Ny YN petugas menyita BB sepuluh plastik klip berisi narkoba jenis sabu seberat 1,30 gram dan satu unit Handphone (Hp).

Suryadi kembali menjelaskan, pada 2017 lalu, petugas meringkus juga tersangka SR (34) warga Desa Rantau Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) juga diringkus di rumahnya, pukul 20.00 WIB, Rabu, 12 April 2017.

Dari, Ny SR petugas menyita satu bungkus plastik klip ukuran sedang berisi sabu seharga Rp 2.500, satu bungkus plastik klip ukuran kecil sabu seharga Rp 600 ribu, satu timbangan digital warna hitam, satu bong, dua bal plastik klip kosong, satu kotak warna merah, dua skop, satu sumbu dan satu keranjang plastik warna merah.

“Saat ini ketiga pengedar diamankan di sel Mapolres Mura berikut BB keseluruhan 12,48 gram sabu, 0,86 gram ekstasi dan uang Rp 2.350.000,” kata Suryadi.(03)

Rekomendasi Berita