oleh

Pergilah Higuain, Milan Tak Membutuhkanmu

Genoa 0 vs 2 Milan

GENOA  – AC Milan menjalani laga tandang mereka ke markas Genoa di stadion Luigi Ferraris, kemarin (21/1) malam. Hasilnya, skuad asuhan Gennaro Gattuso itu bermain manis dan sukses menguliti tuan rumah 2-0. Hebatnya, mereka menang meski tanpa dukungan top skorer mereka, Gonzalo Higuain di depan.

Dua gol yang semuanya dicetak pada babak kedua merupakan hasil kerja keras dari Fabio Borini dan Suso.

Kemenangan itu membawa Milan ke posisi empat klasemen sementara setelah sempat dikudeta AS Roma. Milan kini mengoleksi 34 poin dan hanya tertinggal enam angka dari rival sekota, Inter Milan.

Menurut Football Italia, hasil positif ini menghasilkan satu catatan menarik untuk Rossoneri. Milan telah membukukan lima kemenangan secara beruntun tanpa kehadiran Gonzalo Higuain di lini depannya.

Tanpa Higuain, AC Milan juga hanya menuai dua hasil imbang saat pemain berusia 31 tahun itu tidak dimainkan. Bahkan yang lebih mengejutkan, Rossoneri belum menelan kekalahan sama sekali tanpa Higuain.
Hebatnya lagi, Milan juga berhasil menyarangkan 10 gol ke gawang lawan tanpa Higuain. Dengan catatan tambahan rata-rata dua gol per pertandingannya.

Torehan itu jelas berbanding terbalik dengan harapan saat Higuain didatangkan dari Juventus sebagai pemain pinjaman. Padahal untuk membawanya ke San Siro, Rossoneri harus merelakan uang sebesar 18 juta euro.

Absennya Higuain kali ini diduga terkait isu kepergiannya ke klub raksasa Inggris, Chelsea. Eks bomber Napoli itu dikabarkan ngebet untuk bereuni dengan mantan pelatihnya Maurizio Sarri. Sebagai pengganti Higuain, Milan hampir pasti mendapatkan penyerang potensial milik Genoa, Krzysztof Piatek.

Bermain tanpa gol di babak pertama, rival sekota Inter Milan itu baru mampu menghadirkan gol pembuka mereka melalui Fabio Borini di menit ke-72, memanfaatkan umpan datar pemain pengganti, Andrea Conti dari sisi kanan lapangan.

Delapan menit jelang akhir laga, Jesus Joaqun Fernandez Saenz de la Torre, atau yang dikenal dengan nama Suso itu, menggandakan keunggulan Rossoneri, melalui tendangan keras kaki kananannya.

Memanfaatkan umpan brilian Patrick Cutrone dari sisi kiri lapangan, pesepak bola asal Spanyol itu, mampu kembali menggetarkan gawang Genoa yang dikawal Ionut Radu.

Jika bicara statistik, tuan rumah sebenarnya punya lebih banyak peluang untuk mencetak gol. Dari 18 serangan yang mereka lancarkan, tujuh di antaranya mengarah ke gawang Gianluigi Donnarumma, sayang tak satu pun mampu menaklukan kiper Italia tersebut.

Di lain sisi, Milan yang unggul dalam ball possession, 61 persen berbanding 39, jauh lebih efektif dalam urusan mencetak gol.

Dari 13 serangan yang mereka lancarkan, enam di antaranya tercatat mengarah ke gawang, dan dua gol berhasil diceploskan dua penyerang tim yang berbasis di San Siro itu. (ruf/fin/wsa)

Rekomendasi Berita