oleh

Peras Kades, Toher Diadili

LUBUKLINGGAU – Tindakan pemerasan dan pengancaman yang dilakukan oleh Toher (39) membawanya duduk di kursi pesakitan untuk menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau pada Senin (14/1) sekitar pukul 14.30 WIB.

Terdakwa disidangkan lantaran diduga telah melakukan tindak pidana pemerasan dan pengancaman terhadap korbannya Jusani yang merupakan seorang Kades di Desa Semangus lama.

Sidang yang dipimpin Hakim Sity Yuristia Akuan SH,MH didampingi Hakim Anggota Dian Triastuti dan Syahreza Papelma SH dengan Panitera Pengganti (PP) Rusmiati, agendanya mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Supriansyah SH.

Dalam dakwaannya, JPU mengungkapkan kasus ini berawal 27 Oktober 2018 sekitar pukul 10.00 WIB bertempat di Dusun III Desa Semangus Lama Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas.

Ketika itu korban Jusani, yang juga Kades Semangus Lama, bersama dengan saksi Mahyudin dan saksi Rustam berada di rumah saksi korban. Lalu datang terdakwa yang langsung meminta paksa uang sebesar Rp1 juta kepada saksi korban.

Tetapi saksi korban menolak sehingga terdakwa mengatakan “Kalau kalo Kades idak ngasihke duet samo aku, Kades bakal bahayo, ku ajak belago“ sambil menunjukkan pisau yang diselipkan di pinggangnya.

Kemudian sekira pukul 12.00 WIB terdakwa mendatangi rumah saksi korban untuk meminta uang secara paksa kepada korban. Bahkan mengancam saksi korban apabila saksi korban tidak memberikan uang.

Selanjutnya sekira pukul 14.00 WIB, korban bertemu lagi dengan terdakwa di Jalan Dusun III Desa Semangus Lama. Terdakwa kembali meminta uang dengan mengancam saksi korban.

Karena ketakutan akhirnya korban menyerahkan uang sebesar Rp500 ribu, setelah itu terdakwa pergi. Sementara korban melaporkan perbuatan terdakwa ke Polsek Muara Lakitan.(awj)

Rekomendasi Berita