oleh

Perangkat Desa Di Muratara Wajib Tamatan SMA

“…Kenyataan saat ini, masih ada yang melanggar. Makanya sudah kita surati Pemerintah Desa yang masih melanggar aturan tersebut…”

* Kabid Pemdes DPMD-P3A Muratara, Zulyan Putra

LINGGAUPOS.CO.ID- Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Perangkat Desa, mulai dari Sekretaris Desa hingga Kepala Dusun minimal berpendidikan SMA sederajat. Sayangnya, beberapa Kepala Desa (Kades) di Muratara masih ada yang melanggar aturan tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Pemdes DPMD-P3A Muratara, Zulyan Putra saat dibincangi, Senin (30/3). Untuk itu ia meminta seluruh Kades, wajib mengikuti aturan tersebut. Mereka harus mengangkat perangkat desanya, minimal berpendidikan SMA sederajat.

“Kenyataan saat ini, masih ada yang melanggar. Makanya sudah kita surati pemerintah desa yang masih melanggar aturan tersebut,” ungkap Zulyan.

Zulyan memahami ada beberapa kendala dengan SDM di desa yang sudah berpendidikan SMA, seperti rata-rata sudah bekerja di perusahaan. Untuk itu jika masih ada perangkat desa yang tamatan SMP bisa segera dilakukan pembinaan dan peningkatan, dengan mengikuti paket C.

Terkait masih perangkat desa yang tidak memenuhi syarat, dia berharap masyarakat aktif untuk melaporkan bila ada temuan itu baik melalui BPD atau kepihak kecamatan. Pihaknya juga meminta pemerintah desa harus bisa memenuhi standar sesuai aturan, kalau memang ada perangkat desa yang berpotensi tetapi belum memenuhi syarat, segera diarahkan untuk ikut paket.

Juga dalam hal pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa, ada mekanisme yang harus dipenuhi tidak serta merta hak mutlak kepala Desa.

Sebelumnya Kepala DPMD-P3A Kabupaten Muratara, H Gusti Rohmani mengungkapkan pihaknya sudah mengimbau pemerintah desa terkait pendidikan perangkat desa. Untuk itu dia meminta pemerintah desa agar mematuhi aturan yang ada itu, karena untuk sekarang saja menurutnya ditingkat desa itu bahkan ada yang telah sarjana, oleh karena itu meskipun pengangkatan perangkat desa itu wewenang Kades, harus tetap memperhatikan petunjuk dan aturan yang ada.(*)

Artikel ini sudah terbit di Harian Pagi Linggau Pos dengan judul”Perangkat Desa Wajib Tamatan SMA”

Rekomendasi Berita