oleh

Penyumbang Kabut Asap, BPBD Adakan Rakorsus

LINGGAU POS ONLINE – Antisipasi kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) saat kemarau panjang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) gelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Karhutla. Rakorsus dilaksanakan, di Aula Siti Rahma Kecamatan Rupit, Rabu (4/9).

Hadir saat Rakor Asisten III Romsul Panani, Damdin 0406/MLM Letkol Inf M Aan Setiawan, Kabag Ops Polres Mura Kompol Handoko Sanjaya, Perwakilan Kejari Paid Nurfiqri, Kabid Kesiapsiagaan BPBD Sumsel Syaifudin, Danramil, Polsek dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Muratara.

Dalam sambutan Asisten III, Romsul Panani mengatakan Muratara dalam kurun waktu lima tahun terakhir masih menjadi daerah rawan kebakaran lahan dan hutan, sehingga menjadi salah satu wilayah penyumbang kabut asap.

“Makanya sangat diperlukan sinergitas dari stakeholder terkait, dalam penanganan kabut asap akibat Karhutla,” tegasnya.

Sebagai wilayah dengan daerah tanah gambut yang luas, Diakui Romsul Panani kebakaran lahan yang sering terjadi sangat sulit ditanggulangi. Sehingga perlu diterapkan upaya pencegahan sejak dini.

“Karena api biasanya sampai kedalaman enam meter, jadi walau disiram di atas di bawah akan tetap ada api dan kemungkinan besar menyala kembali. Jadi sangat diharapkan upaya pencegahan,” jelasnya.

Dia mengharapkan semua peserta yang terdiri dari masyarakat Desa dan perusahaan agar dengan serius mengikuti kegiatan agar dapat ditetapkan di lingkungan masing-masing, demi meminimalisir terjadinya kebakaran.

Kepala BPBD Muratara, Syarmidi dalam laporannya mengatakan, kegiatan dilaksanakan dengan tujuan mengurangi bencana asap akibat Karhutla.

Laporan Fahmilan Jadidi

Rekomendasi Berita