oleh

Penyaluran BPNT Terkendala Mesin EDC

LINGGAU POS ONLINE  – Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kabupaten Empat Lawang terkendala mesin Elektronik Data Capture (EDC).

Hal tersebut dibenarkan Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Empat Lawang, Bambang melalui Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Fafif Fortuna, Senin (29/7).

“Iya, kendala di lapangan saat ini ialah masih kurangnya mesin EDC yang disediakan oleh bank yang bekerja sama dengan kami,” jelas Fafif.

Dikatakannya, bantuan berupa sembako yang baru berjalan selama dua bulan terakhir tersebut merupakan perubahan dari bantuan beras pra sejahtera (Rastra) yang pengambilannya menggunakan kartu khusus.

“Berdasarkan data yang kami terima baru dua kecamatan yang ada mesin EDC di agen tempat pengambilan sembako tersebut yaitu Kecamatan Tebing Tinggi sebanyak empat mesin dan Kecamatan Talang Padang satu mesin. Sementara kecamatan lain belum ada mesin tersebut. Namun pendamping di lapangan mengatakan mulai bulan depan setiap kecamatan sudah ada mesin EDC agar bisa mengambil di kecamatan masing-masing,” jelasnya.

Masih dikatakan Fafif, apabila pihak bank yang sudah bekerja sama dengan Dinsos tidak segera menyalurkan mesin untuk masyarakat untuk mengambil bantuan tersebut pihaknya akan melaporkan masalah itu ke Kementerian Sosial agar mendapat solusi.

“Kalau bank tersebut tidak menanggapi dengan serius kita akan laporkan dengan Kemensos. Dan besar kemungkinan nanti akan diganti dengan bank lain yang bisa memenuhi syarat untuk bekerja sama. Sebab saldo yang ada dalam kartu pegangan masyarakat itu cuma berdurasi kurang lebih 20 hari yaitu antara tanggal 5 – 25 setiap bulan, dan apabila tidak diambil sembakonya maka saldo akan kembali ke kas negara,” tegasnya.

Jadi ia mengimbau agar masyarakat segera melapor Kedinsos apabila saldo di dalam kartu BPNT tersebut kosong.

“Bagi masyarakat penerima bantuan harus aktif melaporkan kendala yang ditemui di lapangan. Termasuk apabila ditemui penerima yang tidak pantas seperti pejabat desa atau kelurahan masyarakat juga bisa melaporkan hal itu agar dapat diproses, dengan membawa bukti-bukti,” tuturnya.

Seorang warga Tebing Tinggi, Jamila yang juga penerima BPNT mengaku saldo kartunya kosong. Sehingga tidak bisa mengambil sembako.

“Bulan ini bantuan belum kami terima karena waktu dicek pada mesin saldonya kosong, dan hal itu sudah kami laporkan ke pihak pendamping agar ditindaklanjuti,” jelasnya. (key)

 

Rekomendasi Berita