oleh

Penyakit Hipertensi Tertinggi

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Penyakit tidak menular seperti tekanan darah tinggi (Hipertensi) menduduki urutan pertama dari 10 penyakit terbanyak dialami warga Kabupaten Musi Rawas.
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang berhubungannya dengan perilaku dan gaya hidup. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas Hj Miftahul ulmi melalui Kepala Bidang pencegahan dan pengendalian penyakit, Zulyar mengatakan Hipertensi juga sering disebut silent killer. Karena terjadi tanpa tanda dan gejala. Sehingga penderita tidak mengetahui jika terkena hipertensi.
“Tercatat dari bulan Januari hingga November penyakit Himpertensi atau darah tinggi melonjak menjadi peringkat pertama dari sebelumnya,” kata Zulyar.
Sementara itu memasuki tiga besar penyakit diderita masyarakat Kabupaten Musi Rawas pada tahun ini, antara lain penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan menempati peringkat kedua dan disusul diare.

“Warga yang terserang ISPA kebanyakan balita, anak-anak dan kalangan dewasa,” katanya.

Ia menjelaskan Diperkirakan, hipertensi akan terus meningkat, kalau masih tidak mempertimbangkan hidup sehat.
“Sekalipun hipertensi tidak menimbulkan gejala tetapi dapat dideteksi dengan melakukan pemeriksaan dan pengukuran tekanan darah secara rutin, juga dengan memakan sayur dan buah-buhan serta tidak menggunakan rokok,” jelanya.
Hipertensi pada dasarnya dapat dicegah dan diobati, pencegahan dapat dilakukan dengan perilaku hidup sehat.
“Kita mengharapkan agar masyarakat Kabupaten Musi Rawas dapat hidup di lingkungan bersih dan sehat, berperilaku hidup bersih dan sehat karena uarusan kesehatan saat ini semakin kompleks dan merupakan tanggung jawab bersama bukan hanya pemerintah, dunia usaha maupun peran serta masyarakat.
Di lain tempat, Irman, salah seorang warga Kecamatan Tugumulyo mengatakan harus waspada sebelum terserang penyakit, karena sehat lebih penting.
“Kalau masih sehat kita masih dapat mencari nafkah untuk keluarga. Selagi sehat harus hati-hati karena bila tidak menjaga kesehatan kita yang rugi,” ucap Irman.(19)

Komentar

Rekomendasi Berita