oleh

Penuhi 16 Kriteria Wajib

Muratara Terima Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), kembali menerima penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemmenkumHAM) RI. Sebagai daerah Kabupaten/Kota peduli HAM.

Laporan Aspin Dodi, Muratara

PENGHARGAAN tersebut sesuai dengan Peraturan Menkum Ham (Permenkumham) Nomor 34 tahun 2016 tentang Kriteria Daerah Kabupaten/Kota Peduli HAM di mana dari 17 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), ada 11 kabupaten/kota yang peduli HAM yakni Banyu Asin, Lahat, Muara Enim, Muba, Mura, Ogan Ilir, OKU, OKU Selatan, OKI, OKU Timur, dan Muratara. Sementara ada empat kabupaten/kota yang masuk dalam kategori “Cukup peduli HAM yakni, Kota Palembang, Kota Lubuklinggau, Kota Pagar Alam dan Kota Prabumulih.

Sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Muratara, Effendi Aziz, bahwa pihaknya sudah menerima undangan yang ditujukan oleh Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat untuk menerima penghargaan tersebut.

“Setelah ditetapkan sebagai daerah peduli HAM, selanjutnya Bapak Bupati Muratara diundang untuk menerima penghargaan pada peringatan Kabupaten/kota Peduli HAM atas Hari HAM Sedunia ke-69 tahun 2017 di Hotel Sunan, pada tanggal 10 Desember 2017 mendatang,” terangnya.

Effendi Aziz menjelaskan, dalam penentuan daerah kabupaten/kota yang peduli HAM ada tujuh kriteria yang dinilai yakni, Hak atas kesehatan, hak atas pendidikan, hak atas perempuan dan anak, hak atas kependudukan, hak atas pekerjaan, hak atas perumahan yang layak, dan hak atas lingkungan yang berkelanjutan.

“Dalam penetapan daerah Kabupaten/kota peduli HAM ada tujuh kriteria yang dinilai, dan dalam masing-masing kriteria, ada tujuh sampai 16 indikator penilaian, Alhamdulillah Kabupaten Muratara memenuhi kriteria-kriteria tersebut,” kata Effendi Aziz.

Lebih lanjut dirinya menambahkan, dalam penganugerahan nantinya direncanakan diserahkan oleh Presiden RI Joko Widodo yang diwakili oleh Menkum Ham RI, Yasonna H Laoly.

“Mungkin penghargaan langsung diberikan Presiden RI Joko Widodo,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu masyarakat asal Kecamatan Rupit, Amir Hamzah (60) merasa bangga akan prestasi Kabupaten Muratara, walaupun baru berusia empat tahun tapi sudah mendapatkan berbagai prestasi.

“Kita senang, dan bangga walaupun baru empat tahun jadi Daerah Otonomi Baru tapi sudah berapa kali mendapatkan penghargaan, apalagi yang didapat ini, daerah peduli HAM, artinya Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat dan H Devi Suhartoni sangat peduli dengan masyarakat Kabupaten Muratara, buktinya dinilai memenuhi kriteria yang disyaratkan oleh Menkum Ham RI, ” bebernya.(*)

Komentar

Rekomendasi Berita