oleh

Penjaga Malam Pasar Gagahi Bocah

-Kriminal-3.115 dibaca

LINGGAU POS ONLINE – Penjaga Malam Pasar Inpres Lubuklinggau, Ibrahim Soleh (54) warga Jalan Kenanga II RT.3 Kelurahan Pasar Satelit Kecamatan Lubuklinggau Utara II, divonis delapan tahun penjara.

Menurut majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau, dalam sidang Kamis (23/5) sekitar pukul 12.30, Ibrahim terbukti melakukan persetubuhan dengan anak bawah umur, RA (11).

Ketua Majelis Hakim Yopy Wijaya SH didampingi Anggota Hakim Indra Lesmana Karim SH dan Hendri Agustian SH, dengan Panitera Pengganti (PP) Ahmad Irfansah, menyatakan Ibrahim melanggar Pasal 82 Undang-Undang (UU) No.35 Tahun 2014 jo Pasal 76 E tentang perubahan atas UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Adapun hal yang memberatkan, perbuatan Ibrahim Soleh meresahkan warga. Sedangkan hal yang meringankan, bersikap tenang, baik dan sopan selama persidangan, bahkan menyesali perbuatannya.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim, sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rodianah SH. Atas vonis ini terpidana maupun JPU menyatakan menerima.

Kronologis kasusnya, seperti dakwaan JPU, Senin, 11 Februari 2019 sekitar pukul 05.50 WIB, korban RA sedang berbelanja di Pasar Inpres untuk keperluan warung milik ibunya.
Sekitar pukul 06.00 WIB, RA bertemu dengan terpidana. Ia mengajak RA melakukan hubungan suami istri, namun RA menolaknya.

Tapi terpidana menarik tangan RA menuju ke Pos Keamanan Pasar Inpres Lubuklinggau. Di dalam pos ia merayu sambil menyentuh tubuh korban. Akhirnya terjadilah persetubuhan antara keduanya.

Usai melampiaskan nafsu bejatnya, terpidana melemparkan uang Rp100 ribu di dekat RA sambil berkata “Nah, ni nah duit.”
Korban mengambil uang tersebut, kemudian terpidana berkata kepada RA “Diam be kau tu yo, jangan ngomong siapo-siapo,” kemudian korban meninggalkan terdakwa dan melanjutkan berbelanja.

Sesampai di rumah, korban bertemu dengan ibunya dan langsung memberikan uang Rp100 ribu kepada ibunya dengan alasan pemberian dari ayah kandungnya yang sudah berpisah dengan ibunya.

Namun kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi. Hingga terpidana ditangkap dan disidangkan. (cw4)

Rekomendasi Berita