oleh

Pengurus Koperasi Harus Jalankan AD/ART

LINGGAU POS ONLINE, MURATARA – Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-71 diperingati setiap 12 Juli 2018. Hari itu, jadi momentum para pengelola koperasi di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kualitas usahanya. Dalam rangka peningkatan perekonomian pengurusnya.

Koperasi sebagaimana diketahui berasaskan kekeluargaan sesuai dengan pasal 33 ayat (1) UUD Tahun 1945 yakni perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan. Tentunya berbeda dari usaha-usaha lainnya.

Paparan ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), H Syamsu Anwar, Jumat (13/7).

Menurutnya, penguatan koperasi mendukung ekonomi nasional. Untuk itulah para pengurus koperasi dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas produk koperasi dengan menyesuaikan dengan kondisi kekinian.

“Sebagaimana harapan founding father kita yang juga Bapak koperasi Indonesia, Mohammad Hatta, Koperasi menjadi jiwa perekonomian masyarakat Indonesia, sebagaimana landasan yakni kekeluargaan, tentu lebih diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya bagi para pengurusnya,” kata Syamsu Anwar

Dijelaskannya, untuk koperasi di Kabupaten Muratara mengalami penurunan dalam hal jumlah karena selain tidak aktif lagi dikarenakan kurang berjalannya para pengurus koperasi, penurunan juga lantaran adanya pemisahan dari Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Untuk koperasi yang aktif tahun 2016 sebanyak 256 koperasi. Yang tidak aktif 57 koperasi. Tahun 2017 yang aktif sebanyak 165 koperasi yang tidak aktif sebanyak 147 koperasi.

Menurutnya, dari pendataan di lapangan banyak koperasi tidak aktif, dikarenakan pengurus koperasi itu tidak menjalankan aturan yang ada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan juga belum adanya pergantian alamat koperasi alias masih alamat kabupaten Mura.

“Kita berharap kepada pengurus koperasi benar-benar menjalankan AD/ART yang ada di koperasi, seperti Rapat Akhir Tahun yang wajib dilaksanakan dan dilaporkan kepada Disperindagkop, karena itu bagian dari eksistensi sebuah koperasi,” pesan dia.(12)

Rekomendasi Berita