oleh

Pengurus Eksekutif Sekolah Alam Dilantik

LINGGAU POS ONLINE, BELALAU – Pengurus Eksekutif Sekolah Insan Alam Insan Mulia dilantik. Acara pelantikan berlangsung di aula Sekolah Alam Insan Mulia di Jalan Jambi KM. 11 RT 02 Kelurahan Belalau I, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, Selasa (9/1).

Direktur Sekolah Alam Insan Mulia, Hj Mardalena mengatakan, jumlah pengurus Eksekutif Sekolah Insan Alam atau OSIS yang dilantik tujuh orang yakni Presiden Sekolah Alam Lubuklinggau, M Azyumardi Azra, Menteri Sekretaris Negara, Mahesa Putra Pradanan, Menteri Keuangan, Viesca Zahran Anabelaa, Gubernur TK, Azka Nicholas, Gubernur SD kelas 1, Naufal Athari Kaffah, Gubernur kelas private, Ubaidillah M Fatih, Gubernur SMP, M Diaz Avanda Gunawan.

“Sesuai dengan visi dari sekolah alam, menjadi sekolah terdepan yang mencetak generasi pemimpin berkarakter Alquran dan Al Sunah, dengan diadakannya pelantikan pengurusan ini semoga siswa selalu ingat tugas yang telah diberikan kepada setiap siswa yang telah ditunjuk,” katanya.

Dalam acara tersebut juga ada kegiatan penyerahan Medali kepada Lucky Orbien Prabowo yang berhasil meraih juara pertama Open Turnamen Karate piala Walikota Lubuklinggau se-Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) diselenggarakan oleh Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki).

Kepala Sekolah Alam Insan Mulia, H Warman menambahkan bahwa ia selalu mendukung kegiatan anak-anak Sekolah Alam Insan Mulia, baik itu dalam bidang akademik maupun non akademik.

“Kami selalu mengarahkan kegiatan yang diminati oleh siswa-siswi. Misalnya siswa-siswi kurang dalam pelajaran matematika, tidak mungkin kami selaku pendidik akan memaksakan anak tersebut untuk mengerti dengan cepat dan memaksanya, tetapi kita selaku pendidik tetap berusaha untuk anak tersebut supaya lebih memahami pelajaran matematika. Kami selalu mendukung dan membimbing seluruh kegiatan yang dilakukan oleh siswa-siswi,” tambahnya.

Warman menyampaikan bahwa di Sekolah Alam Insan Mulia ini sistem pembelajarannya tidak hanya memberikan teori saja melainkan juga mengutamakan ilmu agama.

“Sudah menjadi tradisi kami setiap hari, akhlak juga dibentuk di sini, dimulai dari mengambil wudhu saat mau Salat Dhuha, sampai membaca bersama ayat-ayat Alquran dan setiap pagi selalu menyetorkan hafalan surat pendek. Alhamdulillah guru di sini memahami setiap karakter anak, dan semoga ilmu yang didapat di sekolah bisa diterapkan di luar sekolah dan menjadi bekal siswa-siswi untuk masa yang akan datang,” jelas. (CW06)

Komentar

Rekomendasi Berita