oleh

Pengunjung Objek Wisata Membludak

Jalanan Menuju Air Terjun Temam Macet

LINGGAU POS ONLINE, RAHMA – Kemacetan terjadi di sejumlah ruas jalan menuju ke tempat wisata Air Terjun Temam, Kelurahan Rahma, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I. Berdasarkan pantauan, kemacetan mulai dari jalan besar menuju objek wisata Air Terjun Temam, hingga pintu masuk objek wisata, Senin (1/1).

Hal ini lantaran pengunjung objek wisata Air Terjun Temam ini membludak. Sejumlah pengunjung, bahkan rela parkir di tempat yang agak jauh dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, karena lalu lintas menjelang pintu-pintu masuk Air Terjun Temam macet total.

“Saya parkir di tempat makan, memang agak jauh, tapi terpaksa dari pada susah masuk, macet,” ungkap Yudi (31), yang mengaku datang bersama lima orang anggota keluarganya.

Hal serupa juga dilakukan Reni (19), warga Ketuan yang memilih memarkirkan kendaraannya di sekitar kawasan Air Terjun Temam, dan melanjutkan berjalan kaki menuju pintu masuk Air Terjun Temam.

“Kalau memaksa parkir di dalam Air Terjun Temam, mungkin sampainya bisa sore hari bisa masuknya,” kata Reni, saat menggandeng adiknya.

Di pintu masuk Air Terjun Temam, pengunjung menyesaki loket penjualan tiket masuk.

Menurut Zakarya (30), petugas penjaga Wisata Air Terjun Temam, hingga pukul 13.00 WIB, jumlah pengunjung Air Terjun Temam mencapai 500 orang. Mereka datang dengan sejumlah kendaraan yakni mobil, pribadi, mobil pickup, serta motor.

“Jumlah pengunjung diperkirakan terus bertambah hingga sore hari nanti, bahkan tiga hari mendatang,” ujar Zakarya

Pengunjung yang datang ke wisata air terjun tersebut berasal dari sejumlah wilayah. Di antaranya Musi Rawas, Muratara, Rejang Lebong dan Lubuklinggau.

“Pengunjung untuk libur tahun baru ini cukup ramai, adapun harga tiket masuknya sebesar Rp 2 ribu, dan parkir motor Rp 3 ribu, mobil Rp 5 ribu,” jelasnya

Zakarya menjelaskan, dibandingkan pergantian tahun baru 2016 lalu, pengunjung pada perayaan pergantian tahun 2017 ini, meningkat 2 kali lebih banyak. Hal ini bisa dilihat dari sesaknya jalanan yang dipadati pengunjung menuju akses wisata. (CW01)

Komentar

Rekomendasi Berita