oleh

Pengisian Jeriken di SPBU Dikeluhkan

MURATARA – Sejumlah pengemudi kendaraan yang hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sering merasa geram dengan petugas SPBU.

Pasalnya, pengemudi kerap ‘naik darah’ saat menyaksikan ulah pegawai SPBU yang lebih memprioritaskan warga yang mengisi BBM menggunakan jeriken saat kendaraan banyak antrean.

“Terkadang memang pegawainya tidak peduli, sudah tahu antrean panjang, masih saja melayani yang isi pakai jeriken, harusnya utamakan kendaraan dulu,” ujar Rahmat, seorang pengemudi yang sering mengisi BBM di SPBU.

Meski merasa geram, namun warga yang sedang mengantre tidak menyampaikan kegeramannya itu kepada petugas SPBU, mereka hanya menggerutu dengan sesama warga yang sedang ikut antrean.

Pantauan di lapangan, Kamis (20/12), antrean kendaraan di salah satu SPBU tidak terlalu panjang, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, namun petugas SPBU masih melayani pengisian BBM menggunakan jeriken.

Menurut pengendara lainnya yang merupakan warga setempat, Hengki mengatakan pengisian BBM menggunakan jeriken di SPBU itu telah berlangsung cukup lama, bahkan pengisiannya tidak lagi secara tersembunyi.

“Iya, kesal juga, kadang mereka mendahulukan pengisian jeriken daripada kendaraan yang sedang antre, walaupun sering ditegur, tapi mereka masih tetap ngeyel,” keluhnya.

Warga berharap pihak berwenang dalam hal ini Pertamina harus memberikan teguran atau sanksi kepada karyawannya apabila menyalahi aturan dalam penyaluran BBM.

“Kalau aturannya sudah ada bahwa tidak boleh mengisi jeriken, tentu pihak Pertamina harus bertindak tegas, ini namanya penimbunan, wajar saja minyak di SPBU sering habis,” ujarnya.(cw3)

Rekomendasi Berita