oleh

Penghuni Lapas Narkotika Over

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Narkotika Muara Beliti Kelas II A mengalami over kapasitas. Semula jumlah warga binaan 258 orang, sekarang bertambah menjadi 795 orang.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Lapas Narkotika Muara Beliti Kelas II A, Suyatna melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Syaikoni.

“Memang kapasitas di Lapas sudah over target. Targetnya hanya 258 warga binaan tapi sekarang sudah melebihi. Kini jumlahnya 795 warga binaan,” kata Syaikoni, Senin (6/4).

Syaikoni menjelaskan, dari 795 warga binaan terdiri dari 713 jumlah napi dengan rentetan 701 laki-laki dan 12 perempuan. Kemudian 82 tahanan dengan jumlah 79 tahanan laki-laki dan 3 tahanan perempuan, sedangkan kapasitas Lapas berjumlah 258 warga binaan.

“Kalau dilihat dari data tersebut, berkisaran tiga kali lipat jumlah warga binaan dari jumlah kafasitas,” tegas Kepala KPLP Lapas Narkotika Muara Beliti, Syaikoni.

Selanjutnya, Syaikoni menjelaskan, sebenarnya over kapasitas bukan hanya di Lapas Narkotika melainkan hampir di seluruh Lapas di wilayah Indonesia. Tetapi walaupun demikian, akan semaksimal mungkin melakukan pengamanan dan memberikan perhatian baik tempat maupun konsumsi walaupun dalam kondisi over target.

“Salah satunya dilakukan memperketat penjagaan warga binaan,” jelas Syaikoni.

Disinggung adakah upaya lain dari permasalahan over kapasitas?

“Sebenarnya, permasalahan ini sering diinformasikan Kemenkum HAM, hanya saja belum ada tanggapan. Sebab hampir di setiap daerah rata-rata Lapas over kapasitas,” jelasnya.(03)

Rekomendasi Berita