oleh

Penggunaan ZNT Masih Menunggu Perda

LUBUKLINGGAU – Hingga saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau masih belum bisa memanfaatkan Zona Nilai Tanah (ZNT) milik Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Lubuklinggau. Pasalnya, hingga saat ini Pemkot Lubuklinggau masih belum membuat Peraturan Daerah (Perda) terkait penggunaan ZNT.

Kepala BPN Kota Lubuklinggau, Agustin Samosir kepada wartawan Linggau Pos, Rabu (23/1) mengatakan BPN Kota Lubuklinggau sudah me-launching ZNT sejak November 2018 lalu. Bahkan ZNT ini sudah dimanfaatkan untuk pelayanan BPN Kota Lubuklinggau.

Dalam ZNT tersebut diatur 11 zonasi, atau wilayah terkait harga pasar tanah. Sebelumnya tim BPN Kota Lubuklinggau sudah survei secara akademik, dengan formulasi penilaian seperti Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), serta beberapa formulasi lainnya.

“Untuk harganya bersifat range atau ada batas minimum maksimum tapi jadi baseline,” ungkap Agustin Samosir.

Terpisah, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Lubuklinggau, Imam Senen mengakui wacananya ZNT ini akan dimanfaatkan untuk penetapan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Namun, pemanfaatan ZNT wajib menggunakan Perda, sedangkan Perda tersebut masih dalam proses.

Untuk penarikan PBB dan BPHTB 2018 ini masih berdasarkan penetapan dari BKD Kota Lubuklinggau, melalui survei dari tim.

“Dengan adanya ZNT tentunya akan memudahkan kami dalam membuat ketetapan PBB dan BPHTB,” ungkapnya.(nia)

Rekomendasi Berita