oleh

Penggiat Wisata Sarankan Bentuk BPPD

Ajak Maksimalkan Promosi Pariwisata

Memaksimalkan promosi pariwisata di Kabupaten Lahat meningkatkan kunjungan wisatawan jadi perhatian penggiat wisata Mario Andramartik. Ia memberikan sejumlah masukkan untuk Pemkab Lahat.

Edwin Agustian, Lahat

Mario, sapaannya menyarankan agar dibentuk Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD). Terlebih, pembentukan badan ini diamanatkan dalam Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

“Pemerintah Daerah dapat memfasilitasi pembentukan lembaga swasta yang bersifat mandiri ini. Sebagaimana termaktub dalam pasal 43 UU RI Nomor 10 Tahun 2009,” terang Mario, Jumat (1/11).

Ia menyebutkan adapun tugas daripada BPPD, yakni meningkatkan citra kepariwisataan, meningkatkan kunjungan wisatawan, menggalang pendanaan dari sumber selain APBN dan APBD, serta melakukan riset dalam rangka pengembangan usaha dan bisnis pariwisata.

“Disamping tugas tersebut, BPPD berfungsi sebagai koordinator pariwisata yang dilakukan dunia usaha serta mitra kerja pemerintah,” imbuhnya.

Mario meneruskan sebagai daerah yang kaya raya akan destinasi wisata, keberadaan BPPD di Kabupaten Lahat, sangat dibutuhkan. Disamping promosi oleh pemerintah daerah melalui dinas terkait, dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, juga perlu disokong secara intensif oleh lembaga berkompeten lainnya, seperti BPPD.

“Dengan peninggalan ribuan benda Megalit yang bahkan meraih rekor MURI, demikian pula keberadaan ratusan destinasi air terjun yang juga terbanyak di Indonesia, serta aneka destinasi dan objek wisata menarik lainnya, memerlukan promosi maksimal. Sehingga diharapkan menarik minat banyak investor untuk pengembangannya,” jelas pria juga menjabat Ketua Panoramic of Lahat ini. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita