oleh

Pengedar Sabu Dituntut Denda Rp1 Miliar

LINGGAU POS ONLINE  – Yuyun dan Aris Alfarisi, warga Jalan Sudirman RT 6 Kelurahan Lubuklinggau Ilir Kecamatan Lubuklinggau Barat II dituntut sembilan tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sumar Hetri SH.

Demikian terungkap dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau, Rabu (23/7) sekitar pukul 14.30 WIB.

JPU menyatakan keduanya telah terbukti sah bersalah mengedarkan sabu-sabu, sehingga melanggar Pasal 114 ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Tahun 2009 tentang Narkotika.

Selain dituntut hukuman sembilan tahun penjara, keduanya juga dituntut denda Rp1 miliar dengan subsider enam bulan penjara.

Seusai pembacaan tuntutan, Majelis hakim dipimpin Yopy Wijaya SH didamping Anggota Hakim Indra Lesmana Karim SH dan Dian Triastuty SH dengan Panitera Pengganti (PP) Ahmad Irfansyah, meminta tanggapan terdakwa atas tuntutan.

Aris meminta keringanan dengan beralasan bahwa ia merupakan tulang punggung keluarga, selain itu ia menyesali perbuatannya. Tidak jauh berbeda dengan Aris, Yuyun pun demikian, namun perbedaannya ia beralasan memiliki seorang anak yang masih kecil dan masih membutuhkan dirinya.

Kemudian Ketua Majelis Hakim pun menunda persidangan hingga Rabu (31/7) dengan agenda putusan terhadap kedua terdakwa.

Sebelumnya dalam pembacaan dakwaan, bermula 23 Januari 2019 sekitar pukul 14.00 WIB, petugas mengetahui adanya transaksi narkoba di Penginapan Chelsea Jalan Cereme Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Setelah diketahui identitas kedua terdakwa dan didapat nomor ponsel terdakwa Aris, petugas pun langsung menyusun strategi untuk melakukan penangkapan.

Kemudian petugas pun mencoba melakukan penyamaran dan mencoba bertransaksi kepada kedua terdakwa. Setelah dilakukannya strategi, dan transaksi pun berhasil petugas pun langsung melakukan perjanjian untuk melakukan pertemuan di Penginapan Chelsea.

Kemudian terdakwa pun mempersiapkan pesanan yang akan dijualnya dengan membawa paket yang telah disiapkan dengan harga sebesar Rp300 ribu per paket, dengan peralatan seperti sebuah pipet dan rokok yang telah disiapkan.

Kemudian kedua terdakwa pun datang pada waktu yang dijanjikan, dengan membawa paket yang telah dipesan oleh petugas yang sedang menyamar.

Sesampainya di lokasi, petugas yang mengetahui terdakwa Yuyun berada di kamar dan terdakwa Aris berada di parkiran langsung melakukan penangkapan, dan ditemukan seluruh barang bukti berada di atas kasur.

Kedua terdakwa yang kedapatan memiliki sabu dan peralatan lainnya, langsung diamankan ke Mapolres Lubuklinggau. (yan)

Rekomendasi Berita