oleh

Pengantin Terancam Tak Dapat Buku Nikah

Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad

“Pemkab Empat Lawang bekerja sama dengan Kemenag Kabupaten Empat Lawang dengan mengeluarkan fatwa yang berisi pengantin tidak akan diberikan buku nikah kalau menggelar pesta malam…”

LINGGAU POS ONLINE, EMPAT LAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang serius menyelesaikan masalah keamanan di ‘Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati’. Salah satunya melarang pesta malam.

Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad, Senin (15/10) menjelaskan, pesta malam dinilai banyak mudorat dibanding kebaikannya.

Dalam pesta malam itu, ada perjudian, mabuk-mabukan bahkan tempat transaksi jual beli narkoba. Terkadang mengakibatkan perkelahian hingga nyawa melayang.

Hal itulah yang membuat Pemkab Empat Lawang resmi mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Larangan Pesta Malam yang harus ditaati oleh seluruh masyarakat.

“Kalau ada yang melakukan pesta malam pelakunya akan kita tangkap, karena sudah menjadi Peraturan Bupati. Penindakannya tidak pilih-pilih. Aturan itu berlaku di seluruh wilayah Kabupaten Empat Lawang, termasuk di desa kelahiran saya tetap berlaku, dan tidak pandang bulu,” jelas dia.

Untuk realisasinya, Pemkab Empat Lawang bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Empat Lawang dengan mengeluarkan fatwa yang berisi pengantin tidak akan diberikan buku nikah kalau menggelar pesta malam.

“Kami juga nanti akan bekerja sama dengan Kemenag agar membuat fatwa yang isinya, Kemenag akan memberikan buku nikah dengan syarat pengantin dan orang tuanya tidak menggelar pesta di malam hari,” jelas Joncik.

Sedangkan bagi masyarakat yang masih ketahuan membandel maka akan berurusan dengan hukum yang belaku.

“Untuk penindakan nantinya kita akan serahkan sepenuhnya kepada pihak penegak hukum yaitu Polres Empat Lawang, Kejaksaan Negeri (Kajari ) Empat Lawang, Dandim serta Badan Narkotika Nasional Daerah Kabupaten Empat Lawang,” tuturnya. (cw2)

Rekomendasi Berita