oleh

Pengamat: ‘Jangan Pilih Wakil Rakyat Munafik’

LINGGAU POS ONLINE, TABA PINGIN – Pengamat Politik lokal, Ngimadudin menegaskan legislator yang sudah mengundurkan diri dari jabatannya, mestinya tidak ngantor lagi. Apalagi, surat pengunduran diri tersebut sudah ditujukan ke Partai Politik (Parpol) pengusungnya hingga ke lembaga legislatif.

Ia menjelaskan hal itu sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2014, UU Nomor 23 Tahun 2014, PKPU Nomor 22 Tahun 2010, PKPU Nomor 3 Tahun 2011, dan PKPU Nomor 2 Tahun 2016.

Menurut Ngimadudin, legislator yang sudah mengundurkan diri tapi masih bersikukuh untuk duduk di parlemen merupakan orang yang tidak konsisten terhadap perbuatannya.

Sebab, secara etika dan hukum ketika mengundurkan diri dari jabatannya sebagai legislator, mestinya tidak perlu lagi mempertahankan posisinya saat ini.

“Mereka orang yang munafik dan tidak konsisten, dan termasuk orang-orang yang tidak tahu malu. Karena mengedepankan kepentingan pribadi di atas kepentingan masyarakat,” kata Ngimadudin pada Linggau Pos, Senin (27/8).

Ia menambahkan, dengan adanya fenomena ini, hendaknya masyarakat berpikir jernih dan logis dalam menentukan pilihannya kedepan. Dengan tidak memilih orang-orang yang sudah mengundurkan diri tapi masih berusaha mempertahankan jabatannya.

“Orang-orang seperti ini jangan dipilih lagi, karena sudah mencoba mengakali aturan yang sudah ditetapkan. Aturan kok, mau dipermainkan. Ingat negara kita negara hukum, dan sebagai warga yang baik kita harus mematuhi aturan yang sudah ditetapkan,” papar dia.

Bahkan, meskipun hal yang membuat para legislator tersebut mengundurkan diri karena aturan dalam Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan, karena mereka pindah Parpol. Namun, hal ini tetap saja tidak bisa diterima, karena mereka pindah Parpol dan menyampaikan surat pengunduran diri baik ke Parpol maupun Sekretariat Dewan (Sekwan), secara sukarela tidak ada paksaan dari pihak manapun.

“Yang jelas mereka mengundurkan diri secara sukarela, membuat pernyataan di atas meterai Rp 6.000. Dan tidak ada paksaan dari pihak manapun, maka sebagai wakil rakyat harus konsisten dengan apa yang sudah dilakukan,” tegasnya.

Maka, hendaknya para legislator yang sudah mengundurkan diri dari jabatannya saat ini, untuk tidak mengambil lagi hak-hak yang masih diberikan lembaga legislatif. Dikarenakan sudah mengundurkan diri secara sukarela dari jabatannya saat ini.

Seperti diketahui, para legislator yang sudah mengundurkan diri ada enam orang di wilayah Bumi Silampari.

Mereka adalah, HM Khoirul Umri dan Wansari dari anggota DRD Kota Lubuklinggau, kemudian Wahisun Wais Wahid, Insugiarto, Hj Desriniyati dan Hj Srie Wahyuni dari anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas. (01)

Rekomendasi Berita