oleh

Penertiban PKL di Lubuklinggau Berlanjut

“…Terutama di Kelurahan Megang yang mulai marak. Karena mulai banyak nampaknya akan lebih sulit, namun tetap kita tertibkan…”

* Kasat Pol PP, Walyusman

LINGGAU POS ONLINE- Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih berjualan di badan jalan, terus dilakukan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP). Tujuannya, agar tidak ada lagi PKL ‘bandel’ dan mengganggu ketertiban lalu lintas.

Setelah di sepanjang Jalan Yos Sudaroso, kini ditegaskan Kasat Pol PP, Walyusman penertiban akan bergeser di sepanjang Jalan Jenderal A Yani. Mengingat, di sana masih banyak PKL yang berjualan di badan jalan.

“Terutama di Kelurahan Megang yang mulai marak. Karena mulai banyak tampaknya akan lebih sulit, tapi tetap kita tertibkan,” tegas Walyusman.

Penertiban dengan mengangkut lapak atau gerobak PKL terpaksa mereka lakukan, lantaran PKL tersebut tidak bisa diberikan peringatan. Langkah ini diambil, agar menjadi efek jera dan tidak ada PKL lainnya yang nekat masih berjualan di badan jalan. Namun sayangnya, setelah dilakukan penertiban tidak ada pedagang yang mau datang ke kantor, untuk mengambil gerobak mereka.

“Padahal kalau mereka datang kita bisa lakukan pembinaan,” tegas Walyusman.

Ia menegaskan kembali, penertiban ini hanya menjalankan tugas mereka dalam menegakan Peraturan Daerah (Perda), yang kali ini tentang ketenteraman dan ketertiban umum. Jika setelah sosialisasikan dan peringatan ke PKL masih, maka penertiban jadi langka terakhir.

Pihaknya berharap, dengan lapak mereka diangkut ke kantor Sat Pol PP lalu mereka ambil dan dilakukan pembinaan membuat PKL sadar, tidak akan berjualan lagi di badan jalan.

“Kita inginnya mereka mau mendengarkan kita, karena kita pun tidak ingin sampai dilakukan penertiban. Kita berupaya lakukan dengan cara persuasif, kita minta mereka tetap berjualan asalkan tidak di badan jalan. Ya kalau mereka patuh tidak akan kita ambil langkah ini,” jelas Walyusman.

Laporan Riena Fitriani Maris

Rekomendasi Berita