oleh

Penerimaan CPNSD Awal Juli

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Usai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) dimulai. Paling lambat akhir Juni atau awal Juli 2018.
Kabar ini diungkapkan Sekda Kota Lubuklinggau, saat diwawancara Linggau Pos, Jumat (25/5).

Mengenai tempat pelaksanaan tes masih belum diinformasikan. Namun, Pemkot Lubuklinggau dipastikan siap.

“ Anggaran untuk penerimaan CPNSD sudah disiapkan dalam APBD Tahun 2018. Untuk sementara teknisnya bisa jadi dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) dan memanfaatkan komputer di SMK di Kota Lubuklinggau. Tapi kalau intruksi yang diperintahkan CAT dilaksanakan di Palembang, ya kita nurut,” terang Sekda.

Meski begitu, H Rahman Sani menegaskan Pemkot Lubuklinggau belum menerima petunjuk dan teknis (juknis), terkait. Namun, KemenPAN RB memastikan bahwa Kota Lubuklinggau salah satu kota yang mendapat kuota penerimaan CPNSD.

Ditambahkan Rahman Sani, sebelumnya Pemkot Lubuklinggau sudah mengajukan penerimaan CPNSD untuk dilaksanakan sebelum Pilkada tapi tidak disetujui pihak KemenPAN RB.

Pemkot Lubuklinggau mengajukan formasi guru lebih kurang 500, tenaga kesehatan khusus dokter spesialis 100, dan teknis 200.

“Pengajuan sebanyak-banyaknya kita sampaikan disetujui atau tidak itu wewenang KemenPAN RB. Tapi untuk kebutuhan guru memang yang paling mendesak,” tegas Rahman Sani.

Sementara itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sebelumnya telah mengajukan 2.436 formasi CPNSD, kepada KemenPAN-RB.

Kepala BKPSDM Kabupaten Muratara, Sudartoni beberapa waktu lalu menyatakan, pengajuan tersebut dilakukan, karena Muratara sangat kekurangan pegawai.

“Dari tujuh kecamatan yang ada, kita baru memiliki pegawai 1.800. Sementara idealnya, kita harus memiliki 8.000 pegawai. Bayangkan, untuk eselon II, kita baru terisi 20 %. Sementara eselon III sudah mencapai 95 %. Makanya kita ajukan 2.436,” jelas Sudartoni.

Untungnya dilanjutkan Sudartoni, di Kabupaten Muratara terbantu oleh TKS. Yang saat ini jumlahnya lebih kurang 1.600.

Makanya, kata dia, semua formasi sebetulnya kekurangan. Namun formasi yang diajukan sesuai petunjuk Kemenpan-RB, yakni tenaga pendidikan, tenaga kesehatan serta jabatan-jabatan untuk kegiatan infrastruktur, seperti di DPU-TR dan Bappeda.

Berapapun kuota yang disetujui, Sudartoni menegaskan semua tergantung Juknis dari KemenPAN-RB.

Untuk itu kepada masyarakat, terutama yang berkeinginan melamar CPNSD ia menghimbau untuk segera mempersiapkan diri.

“Karena tahun ini kita gunakan sistem CAT. Tidak ada istilah titipan. Belajar dan persiapkan diri dengan sungguh-sungguh, kuasi komputerisasi, serta ikuti aturan yang ada,” imbaunya. (07/12)

Rekomendasi Berita