oleh

Penerimaan CPNS Secara Online

LINGGAU POS ONLINE – LUBUKLINGGAU – Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lubuklinggau telah mengusulkan 270 formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Hal itu diungkapkan Plt Kepala BKPSDM Kota Lubuklinggau, Kahlan Bahar melalui Kabid Kabid Pengadaan, Badan Kepegawaian, Pengembangan dan Sumber Daya Manusia, Ahyar, Sabtu (21/7).

“Usulan kita sudah masuk, itu untuk CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tahun ini kami diminta untuk mengusulkan PPPK, makanya kami usulkan meskipun anggarannya memang belum tersedia. Saat ini tinggal menunggu tindak lanjut dari KemenPAN-RB, berapa dari usulan kami yang diterima,” ungkap Ahyar, kemarin.

Dari usulan tersebut Ahyar melanjutkan, semua formasi ada. Mulai dari tenaga guru, kesehatan hingga teknis.

“Ya mudah-mudahan semua usulan kami ini diterima. Nanti setelah mendapat petunjuk dari KemenPAN-RB, akan segera kami umumkan,” lanjutnya.

Akhyar mengakui belum bisa memberikan informasi banyak, kepada masyarakat khususnya calon pelamar CPNS dan PPPK.

Apakah usulan ini akan diterima atau berkurang dan bertambah, sampai saat ini pihaknya juga belum kembali mendapat tindak lanjut dari KemenPAN-RB.

Sementara Kepala BKPSDM Kabupaten Musi Rawas (Mura), H Rudi Irawan didampingi Kabid Pengangkatan dan Pemberhentian BKPSDM Mura, Wiwik mengatakan BKPSDM sudah mengajukan perekrutan 567 CPNS 2019 ini.

“567 itu sudah termasuk PPPK. Hal itu dilakukan, untuk memenuhi kebutuhan pegawai di wilayah Kabupaten Mura,” jelasnya.

Ia menjelaskan, mengenai formasi yang diajukan beragam. Disesuaikan dengan kebutuhan pegawai yang ada. Terutama tenaga pendidikan dan kesehatan. Untuk teknis penerimaan, waktu dan sistemnya seperti apa, kata Wiwik, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis. Sampai ini belum diketahui berapa yang disetujui dari jumlah yang telah diajukan tersebut.

“Kami masih menunggu petunjuk teknis, mengenai jumlah dari formasi yang diajukan,” katanya, Minggu (21/7).

Mengenai jumlah pengajuan yang diusulkan, sesuai dengan kebutuhan, baik untuk menutupi PNS yang pensiun, maupun peningkatan pelayanan.

Terkait PPPK yang telah diangkat pada 2018 lalu, berkasnya telah diajukan ke Kementerian Dalam Negeri. Jadi, mengenai NIP menunggu Peraturan Presiden (Perpres).

“Semuanya telah diajukan, tinggal menunggu NIP. Sampai saat ini belum ada Perpres-nya,” jelas Wiwik.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara ( BKN) Muhammad Ridwan, mengatakan terkait proses dan jadwal seleksi CPNS 2019 akan dibuka pada Oktober 2019.

Pihaknya akan menyampaikan petunjuk teknisnya sesegera mungkin kepada masyarakat

“Kemarin, pak MenPAN RB sudah statement, bahwa penerimaan CPNS kemungkinan besar pada Oktober,” kata Ridwan, kemarin.

Dia menyebut, setidaknya ada tujuh tahapan proses penerimaan CPNS dan PPPK yang harus dilalui. Ini semua sesuai dengan aturan pemerintah yang berlaku. Mulai dari Pengumuman penerimaan CPNS dan PPPK secara umum, pendaftaran online di laman sscasn.bkn.go.id, Pengumuman Seleksi Administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Seleksi Kompetensi Bersama (SKB), Pengumuman Kelulusan dan Pemberkasan (telah resmi jadi ASN)

Sebagai informasi, untuk pemerintah pusat, alokasinya sebanyak 46.425 lowongan terdiri dari untuk PNS sebanyak 23.213 lowongan dengan rincian 17.510 untuk pelamar umum dan dari sekolah kedinasan 5.696.

Selain itu pemerintah pusat juga membuka 23.212 lowongan untuk PPPK.

Sementara itu jumlah lowongan CPNS pemerintah daerah mencapai 207.748. Terdiri dari lowongan PNS 62.324 dan untuk PPPK/P3K 145.424.

BKN menegaskan semua proses penerimaan CPNS dan PPPK kali ini dilakukan secara online.

Tidak yang dilakukan melalui cara konvensional atau manual dalam prosesnya.

Mulai dari pendaftaran, penyerahan berkas, dan hingga pengumuman kelulusan pelamar.

Hingga kini pihak BKN belum bisa menyampaikan detail tahapan demi tahapan yang harus dilalui para pelamar tanggal demi tanggal. (rfm/aku/tbn)

Rekomendasi Berita