oleh

Penerima Rastra 24.134 Orang

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Musi Rawas (Mura) menyambut gembira program bantuan sosial. Khususnya beras pra sejahtera (Bansos Rastra) yang diluncurkan.

Bantuan ini sangat membantu karena harga beras di pasaran sudah melambung. Mencapai Rp 12.000 per Kg untuk beras kelas medium. Bantuan beras gratis ini dirasakan masyarakat betul-betul menolong.

Seperti Masnati (35) warga Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti mengatakan, bantuan beras gratis ini dirasakan mampu membantu meringankan beban rakyat miskin ditengah melambungkan harga kebutuhan pokok.

Saat ini menurutnya, selain harga beras naik harga kebutuhan sehari-harinya juga sudah bergerak naik termasuk harga cabai merah, telur dan lainnya.

“Ya, sangat membantu sekali dengan adanya bantuan beras gratis setiap bulannya dari pemerintah kabupaten ini,” kata Masnati kepada koran ini, Kamis (19/7).

Masnati menyatakan saat ini kebutuhan ekonomi sangat perlu. Disebabkan harga karet tidak naik-naik.

“Semenjak harga karet ini turun semuanya susah. Karena masyarakat di Kabupaten Mura berpenghasilan dari petani karet,” keluhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Mura, Agus Susanto melalui petugas Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial, Bambang Setiono mengatakan proses pemberian Rastra dilakukan oleh Bulog dan langsung dibagikan ke titik bagi.

Sedangkan, tahun lalu diberikan dengan tebus Rp 1.600 per Kg. Sedangkan jumlah penerima Rastra di Mura sebanyak 24.134 orang.

“Kalau bantuan satu KPM diberikan 10 Kg beras. Setiap bulan direalisasikan,” jelasnya.

Selain itu, jika tidak memenuhi kriteria bisa diganti termasuk meninggal dunia. Di mana, kalau dikatakan layak yaitu miskin sesuai data basis data terpadu masuk dikelompokkan Basis Data Terpadu (BDT) tahun 2015.

“Kita imbau kepada kades yang belum melakukan validasi hendaknya datang ke Dinsos untuk melakukan pencocokan data,” imbaunya.(04)

Rekomendasi Berita