oleh

Penderita Depresi Butuh Orang Terdekat

“…kebanyakan saat ini malah dijauhi, yang menyebabkan mereka merasa terkucilkan, tidak punya harga diri dan akhirnya putus asa lalu bunuh diri. Untuk itu orang yang depresi harus kita ubah mainset-nya melalui orang-orang terdekat…”

Pskiolog, Irwan Tony

Irwan Tony : Jangan Dikucilkan

LINGGAU POS ONLINE– Psikolog asal Kota Lubuklinggau, Irwan Tony tegaskan dari banyaknya kasus yang ia terima, kasus Post Traumatik Syndrom Disorders (PTSD) cukup menonjol saat ini. PTSD merupakan, kondisi kejiwaan yang dipicu oleh kejadian tragis yang pernah dialami atau disaksikan.

Irwan Toni menjelaskan biasanya PTSD sering dialami anak-anak atau orang dewasa korban tindak kejahatan seperti pelecehan seksual, kekerasan atau kejadian kejahatan lainnya, yang menyebabkan memiliki perasaan takut dan cemas. Dari peristiwa yang dialami sehingga ada kemungkinan trauma.

“Tetapi tidak semua, karena tergantung orangnya juga. Biasanya kita berikan batas waktu enam bulan, jika masih mengalami trauma baru bisa kita kategorikan seseorang tersebut mengidap PTSD,” jelasnya.

Lain halnya dengan depresi. Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) ini menjelaskan depresi merupakan suatu kondisi medis berupa perasaan sedih yang berdampak negatif terhadap pikiran, tindakan, perasaan dan kesehatan mental seseorang.

Misalnya, seseorang yang sangat menginginkan sesuatu tetapi gagal yang mengakibatkan depresi. Bisa juga karena perasaan bersalah terhadap seseorang, sehingga mengalami kecemasan dan kekhawatiran yang berlebihan.

“Lalu mereka tidak stabil secara emosional dan merasa putus asa atau frustrasi, dan biasanya lebih berpeluang melakukan bunuh diri. Jika depresi seseorang sudah berlebihan, bisa mengarah ke Psikotik yang dapat muncul gejala Skizofrenia, depresi berat dan gangguan bipolar. Yang bisa diobati melalui psikiater biasanya lewat obat-obatan,” ungkapnya.

Untuk mencegah seseorang depresi, butuh support keluarga, lingkungan sekitar atau orang terdekat.

“Kebanyakan saat ini malah dijauhi, yang menyebabkan mereka merasa terkucilkan, tidak punya harga diri dan akhirnya putus asa lalu bunuh diri. Untuk itu orang yang depresi harus kita ubah mainset-nya melalui orang-orang terdekat. Kita ubah ke hal yang positif, bisa juga dengan pendekatan agama, relaksasi, refreshing, lampiaskan ke hobi yang positif dan lainnya,” tegas Irwan Tony.

Selain kasus PTSD, kebanyakan yang melakukan konsultasi ke kliniknya untuk kepentingan seleksi karyawan. Mulai dari usia 20-22 tahun. Lalu ada juga usia anak masuk sekolah 5-6 tahun, untuk kematangan sekolah anak.

“Beberapa terapis yang kita tawarkan seperti, Assessment atau pemeriksaan psikologis, konseling dan konsultasi, terapi anak special need dan rekrutmen pegawai,” ungkapnya.

Laporan Qory Musdalifah

Rekomendasi Berita