oleh

Pendapatan Wisata Berkurang

LINGGAUPOS.CO.ID- Direktur PT Linggau Bisa, H Edy Saputra menegaskan saat ini pihaknya sudah menginstruksikan petugas di objek wisata Bukit Sulap untuk menutup kawasan tersebut. Sementara di objek wisata Air Terjun Temam, sampai saat ini belum dilakukan penutupan.

Namun diakui Edy, meskipun tidak ada instruksi penutupan objek wisata Air Terjun Temam, sejak siswa diliburkan objek wisata ini sudah sepi pengunjung. Bahkan kemarin (22/3), seharusnya ramai dikunjungi, justru sepi tidak ada pengunjung sama sekali. Hal ini tentunya diakui berdampak terhadap pendapatan mereka, yang selama ini untuk biaya operasional khususnya untuk gaji petugas, mengandalkan pendapatan dari objek wisata.

Apapun itu, Edy mengakui kondisi ini memang harus dilakukan, untuk mencegah penularan dan penyebaran Virus Corona. Sesuai instruksi, warga diminta social distancing atau menjaga jarak, kurangi aktivitas di luar dan sementara tidak mengadakan kegiatan yang mengundang banyak orang.

“Sepinya pengunjung artinya masyarakat kita sudah paham, dan itu harus. Dampak kurangnya pemasukan itu pasti, tinggal kita bagaimana menyiasatinya. Petugas sudah kita berikan pemahaman terkait kondisi ini, dan kita sampaikan kalau kita terpaksa memberi gaji tidak penuh ke mereka. Sambil menunggu dan mencari solusi lainnya,” ungkap Edy.

Meskipun sepi pengunjung, Edy tetap meminta petugasnya untuk melakukan upaya pencegahan, seperti menggunakan masker, menyiapkan hand sanitizer, dan meminta mereka untuk rajin mencuci tangan.

“Karena mereka tetap harus berjaga di kawasan objek wisata, sekaligus melakukan perawatan,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Lubuklinggau, M Johan Imam Sitepu membenarkan jika sesuai instruksi dari Wali Kota Lubuklinggau saat ini masyarakat diminta untuk mengurangi aktivitas di luar, salah satunya berkunjung ke objek wisata atau melakukan kegiatan yang mengundang orang banyak di tempat wisata.

Kalaupun mau berkunjung, tetap lakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada seperti jaga jarak, gunakan masker dan rajin mencuci tangan dengan sabun atau gunakan hand sanitizer.

Johan juga membenarkan, jika kondisi saat ini membuat adanya penurunan jumlah pengunjung.

“Itu pasti, tetapi harus kita ikuti untuk pencegahan penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Ia sudah berkoordinasi dengan Direktur PT Linggau Bisa, agar petugas di objek wisata tetap melakukan upaya pencegahan meskipun sepi pegunjung.

“Minimal mereka menggunakan masker dan sarung tangan, takut ada pengunjung dari luar daerah yang sudah terpapar, serta sediakan hand sanitizer,” tegasnya.(*)

Artikel sudah terbit di Harian Pagi Linggau Pos dengan judul”Pendapatan Wisata Berkurang”

Rekomendasi Berita