oleh

Pendaftaran CPNS Juni?

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Santer dikabarkan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) digelar Juni 2018 ini. Tepatnya selepas Idul Fitri 1438 Hijriah.

“Kami ini (Pemerintah Daerah,red) sifatnya hanya nurut pada kebijakan dan arahan dari pusat. Dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Kalau katanya Juni 2018 ini ada penerimaan CPNS, ya kita siap,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lubuklinggau, H Ikhsan Roni, Sabtu (21/4).

Meski begitu, kata Ikhsan Roni, sampai saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau masih belum menerima Petunjuk Teknis (Juknis) dari KemenPAN-RB terkait wacana penerimaan CPNSD Tahun 2018.

“Padahal sejak tahun lalu sudah diajukan formasi yang dibutuhkan. Lebih kurang 800 formasi, baik untuk guru atau tenaga pendidik, tenaga kesehatan, maupun teknis,” imbuhnya.

Namun, kata Ikhsan Roni, berapa kuota yang disetujui KemenPAN-RB masih belum diketahui.

“Berapa yang disetujui masih belum tahu, baik itu jurusan apa saja kita juga belum ada petunjuk resmi. Hanya memang kita terdengar bahwa akan ada formasi baru yaitu tenaga untuk infrastruktur, kalaupun ada informasi lanjutan dari pusat pasti akan kami sampaikan untuk masyarakat,” tegas Ikhsan Roni.

Ditambahkan Ikhsan Roni, pada dasarnya Pemkot Lubuklinggau siap, baik dari anggaran maupun mekanisme tes dengan menggunakan sistem Computer Assistad Test (CAT).

“Anggaran memang kita siapkan, karena kita memang mengharapkan tes ini ada. Kalau sistemnya seperti tahun sebelumnya nanti kita pakai CAT,” tegasnya.

Sementara Kabid Pengangkatan dan Pemberhentian BKPSDM Kabupaten Musi Rawas, Wiwik mengungkapkan pihaknya hingga saat ini belum menerima Juknis dari Kemenpan-RB, mengenai penerimaan CPNSD.

“Karena sampai saat ini, Juknis terkait penerimaan CPNSD belum kita terima. Kalaupun ada, pasti kita umumkan. Kalau sekarang kita belum bisa memastikan,” tegas Wiwik.

Mengenai pengajuan, sudah mereka lakukan awal tahun.

“Karena setiap awal tahun, kita memang mengajukan kebutuhan formasi. Formasi yang kita ajukan, sesuai dengan usulan yang kita ambil dari kebutuhan masing-masing OPD. Tahun 2018 ini, sudah kita ajukan sebanyak 516. Karena yang pensiun saja kalkulasinya sampai 1.511 orang,” ungkapnya.

Formasi yang mereka ajukan pun merata, mulai dari tenaga kesehatan, pendidikan dan strategis.

“Karena kebutuhan di sana pun merata, makanya ketiga-tiganya kita ajukan,” jelasnya.

Sementara Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) membutuhkan lebih dari 9.000 PNS. Khususnya tenaga pelaksana jabatan eselon IV, eselon II dan eselon III.

Kepala BKPSDM Muratara, Sudartoni mengatakan, saat ini masih dalam proses pengusulan formasi CPNS kepada KemenPAN-RB.

“Kami usulkan. Namun yang mana yang akan disetujui, kami belum tahu. Namun formasi yang kita usulkan tetap yang prioritas sesuai dengan yang dibutuhkan oleh daerah,” tutur Sudartoni.

Ia menjelaskan, Kabupaten Muratara memiliki 1.800 PNS. Sementara dengan peta wilayah dan sesuai dengan kebutuhan seharusnya 9.000 orang tenaga PNS.

“Dengan angka yang sangat jauh berbeda dari kebutuhan itu, makanya Kabupaten Muratara sangat perlu penerimaan CPNS, apalagi untuk tenaga pelaksana sangat minim,” ungkap Sudartoni.(07/13/02)

Rekomendasi Berita