oleh

Pendaftar Lomba Lukis Dinding Overload

PT Pertamina Support Penuh

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Salah satu event yang diselenggarakan pada HUT Linggau Pos ke-17,  yakni Lomba Melukis Dinding. Kegiatan ini mendapat support dan apresiasi dari PT Pertamina. Apa alasannya.

Tema besar yang diusung dalam Lomba Lukis Dinding 27 Januari 2018 mendatang adalah ‘HUT Linggau Pos ke-17, Waktunya Beralih ke BBM Non Subsidi dan Bright Gas’.

Berangkat dari tema ini, Sales Representatif PT Pertamina Terminal BBM Lubuklinggau, Adri Angga Aditya berharap, event tersebut bisa jadi momen positif bagi siswa-siswi yang mahir dibidang seni, untuk mengekspresikan idenya melalui lukisan.

“Kami mendukung penuh acara ini, sekaligus PT Pertamina ingin mengingatkan kepada kaum muda, yang nantinya akan jadi konsumen BBM juga, agar teredukasi mengenal kelebihan-kelebihan dari BBM Non Subsidi. Seperti Pertalite, Pertamax, Dexlite,  dan Pertamina Dex.  Selain itu, kami perkenalkan pula Bright Gas, si pink yang ditawarkan dengan harga terjangkau dan dalam  sistem pengamanan katup keluarnya gas, menggunakan double spindle valve system,” jelasnya.

Jadi, pihaknya berharap, dengan dukungan yang PT Pertamina berikan, bisa menyukseskan acara  Lomba Lukis Dinding oleh Harian Pagi Linggau Pos. Sekaligus, jadi momen yang pas untuk menguatkan kepahaman siswa-siswi SMA/MA dan SMK di Kota Lubuklinggau.

Perlu diketahui, sampai kemarin (23/1) jumlah pendaftar lomba tersebut sudah melebihi kuota. Sebab yang ditargetkan hanya 27 tim. Ternyata jumlah pendaftar sudah mencapai 30 tim. Dari 14 sekolah, terdiri dari SMA, MA dan SMK negeri maupun swasta di Kota Lubuklinggau.

Menurut Ketua Panitia Penyelenggara HUT Linggau Pos, M Yasin kegiatan Lomba Lukis Dinding ini bakal terpusat di Graha Pena Linggau.

“Kami menyiapkan dinding selebar lebih kurang 2 meter, dengan ketinggian sekitar 1,75 meter untuk dilukis oleh setiap tim. Acara ini diawali dengan technical meeting pada Kamis, 25 Januari 2018 di Graha Pena Linggau pada pukul 13.00 WIB. Hari itu juga jadi hari terakhir masa registrasi seluruh peserta, baik pencocokan nama maupun pelunasan biaya registrasi Rp 50 ribu per tim,” terang Yasin.

Dalam technical meeting yang dilaksanakan di Lantai 3 Meeting Room Graha Pena tersebut , panitia mengundang seorang perwakilan peserta dan seorang guru pendamping dari masing-masing sekolah.

Agenda dalam technical meeting itu, dijelaskan soal teknis dan tata tertib pelaksanaan lomba,  penandatanganan persetujuan teknis dan tata tertib lomba, juga penjelasan mengenai aspek-aspek penilaian. Yang meliputi tata warna, artistik, komposisi, keindahan dan kesesuaian tema.

“Saat  technical meeting itu juga, akan dilakukan pengundian nomor dinding yang akan dilukis oleh masing-masing tim. Oleh karena itu, kami minta masing-masing sekolah yang sudah mendaftarkan diri  diharapkan hadir. Agar tidak mengalami hambatan ketika mengikuti lomba. Sebab, secara teknisnya akan disampaikan semua pada saat technical meeting,” jelas Yasin.

Diantara teknis yang dijelaskan itu, yakni peserta didik diminta membawa kuas sendiri. Sementara panitia hanya menyiapkan snack pagi, makan siang, juga cat warna dasar sekitar 300 mililiter per warna per tim.

“Seperti cat warna putih, merah, biru, dan kuning itu kami siapkan lebih kurang 300 mililiter per tim. Sementara untuk cat warna hitam lebih sedikit. Nah, bagi peserta yang ingin bawa cat sendiri juga dipersilakan,” jelasnya.

Setelah technical meeting pada Kamis. Pada hari Jumat, peserta diminta untuk mengumpulkan gambar sketsa dasar lukisan yang akan digambar pada dinding tersebut.

“Itu untuk menilai konsistensi tim dalam melukis. Dan tiga tim juri akan menjadikan sketsa dasar ini acuan penilaian juga,” kata Yasin.

Proses melukis baru akan dilakukan Sabtu 27 Januari 2018. Diawali dengan openning seremony di halaman depan Graha Pena Linggau.

Rencananya kegiatan openning seremony ini juga dihadiri  Sales Representatif PT Pertamina Terminal BBM Lubuklinggau Adri Angga Aditya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lubuklinggau, Camat Lubuklinggau Timur I, Lurah Watervang, Pengurus Hiswana Migas Lubuklinggau, Musi Rawas dan Muratara, Guru Pendamping SMA/MA dan SMK yang mengutus peserta, juga siswa-siswi peserta lomba lukis.

“Setelah openning seremony ini, langsung diadakan Lomba Melukis Dinding. Durasinya sampai pukul 15.00 WIB. Dan lebih menarik lagi, kami menyiapkan doorprize juga untuk peserta,” imbuh Yasin.

Lantas, bagaimana dengan pemenang?

Juara I  mendapatkan uang tunai Rp 700 ribu, Juara 2 mendapat uang tunai Rp 500 ribu, Juara 3 uang tunai Rp 300 ribu dan Juara Harapan juga mendapatkan uang tunai Rp 200 ribu. Panitia juga menyediakan Rp 200 ribu untuk pemenang favorit yang dinilai dari banyaknya guntingan kupon Linggau Pos, yang diserahkan ke panitia.

“Kesempatan mengumpulkan kupon poling untuk juara favorit ini mulai 28 Januari-3 Februari 2018. Kesemua nama-nama pemenangnya, akan diumumkan 4 Februari 2018 bersamaan dengan perayaan Puncak HUT Linggau Pos ke-17 di Taman Olahraga Silampari (TOS),” jelasnya. (05)

Komentar

Rekomendasi Berita