oleh

Pencuri Ponsel Terekam CCTV, Sempat Viral, Diduga Ditadah Oknum

LINGGAUPOS.CO.ID – Petugas Polsek Lubuklinggau Utara mengamankan seseorang yang diduga mencuri ponsel Samsung Galaxy A5. Tersangka ditangkap berkat rekaman CCTV di kediaman korban. Selain itu, juga sedang diselidiki keterlibatan seorang oknum polisi, yang diduga sebagai penadah ponsel curian.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara AKP Harrison Manik menjelaskan, tersangka yang ditangkap Kristiawan alias Iwan (20) warga Jalan Garuda Hitam Kelurahan Pasar Permiri Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Korban yang kehilangan ponsel, Siti Aisyah alias Isa (26) warga Jalan Kenanga II Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuklinggau Utara II. Kejadiannya, Rabu (1/1/2020) sekitar pukul 17.00 WIB di depan rumah korban.

Kronologis kasusnya, sore itu korban mengendarai motor baru saja pulang dari kawasan Merasi. Karena kebelet hendak buang air kecil, setelah memarkirkan sepeda motor didepan rumah, lupa mengambil ponsel yang diletakkan di box depan sepeda.

Selang lima menit kemudian, korban mendengar suara pagar rumah dibuka. Sontak ia teringat ponselnya yang ditinggal. Korban langsung keluar rumah, didapati ponselnya sudah hilang. Ia sempat melihat dua orang pengendara sepeda motor Honda Scoopy tancap gas.

Kendati sempat berteriak minta tolong, namun kedua pelaku sudah kabur. Korban selanjutnya membuka rekaman CCTV, terlihat aksi pencurian itu. Rekaman CCTV ini kemudian dishare oleh korban ke media sosial, hingga viral.

Sementara itu, petugas Polsek Lubuklinggau Utara melihat rekaman CCTV tersebut, langsung melakukan penyelidikan. Tersangka akhirnya, Minggu (12/1/2020) diketahui berada di sebuah warnet di kawasan Kelurahan Pasar Permiri Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

“Petugas gabungan Polsek Lubuklinggau Utara dan Barat dipimpin Kanit Reskrim Aiptu Paisal dan Aiptu Arahmanu, langsung melakukan penangkapan,” jelas Kapolsek.

Saat diintrogasi, tersangka Kristiawan alias Iwan mengakui ia bersama F (buron) mencuri ponsel milik korban Isa. “Tersangka F kami grebek, namun sudah kabur. Kemudian Iwan mengaku ponsel dijual melalui temannya inisial A,” tambah Kapolsek.

Saat digrebek A juga sudah kabur. Namun dari pengakuan Iwan, ia bersama A menjual ponsel itu kepada seorang oknum polisi inisial W seharga Rp450 ribu. “Nah, akhirnya barang bukti kami dapatkan dari oknum ini,” jelas Kapolsek.

Tersangka dan barang bukti ditambahkan Kapolsek langsung diangkut ke Polsek Lubuklinggau Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Mengenai oknum polisi yang diduga menadah, kini sedang kami selidiki,” tegasnya. (*)

Rekomendasi Berita