oleh

Pencaker Serbu Disnakertrans

MUSI RAWAS – Triwulan pertama 2019, sebanyak 107 orang pembuatan kartu kuning (AK1) di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Rawas (Mura). Jumlah itu dikatakan meningkat, pasalnya Januari ini belum habis tetapi jumlah pembuat AK1 membludak.

Pembuat AK1 2018 lalu ada 1.250 orang, 2016 ada 851 orang dan 2017 terdapat 1.166 orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnaker Kabupaten Mura, Yapan Selamat melalui Kasi Penta Kerja, Herwanto mengatakan permintaan pembuatan kartu AK1 ini memang meningkat. Tapi hal ini diimbangi dengan persiapan pemberkasan untuk CPNS dan PT Trakon Industri Kecamatan Sukakarya baru dibuka yang membutuhkan karyawan cukup banyak.

Setiap perusahaan di Kabupaten Mura wajib mempekerjakan tenaga kerja lokal dengan menyertakan AK1. Selain itu, setiap perusahaan juga wajib melapor ke Disnaker, baik terkait lowongan pekerjaan dan penempatan kerja.

Proses pembuatan AK1 tidak begitu lama. Jika persyaratannya sudah lengkap, seperti fotokopi KTP, fotokopi ijazah yang telah dilegalisir, pas foto berwarna ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar, fotokopi akta kelahiran dan Kartu Keluarga (KK) maka 15-20 menit langsung bisa dicetak.

Disamping pembuatan AK1, pihaknya juga memberikan layanan lainnya. Seperti pembuatan surat keterangan persyaratan paspor, guna bekerja keluar negeri menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

“Bulan ini cukup ramai, jika sebelumnya lebih kurang lima orang yang mengurus AK1 dalam satu hari. Namun saat ini mencapai 30 orang,” kata Herwanto saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (10/1).

Ardi (40) pembuat AK1 warga Kecamatan Sukakarya mengatakan, ia membuat AK1 guna untuk melamar pekerjaan di perusahaan. Karena pihak perusahaan minta melampirkan AK1.

Menurutnya, AK1 yang berfungsi sebagai kartu pencari kerja, menjadi solusi terbaik baginya untuk mendaftar kerja di perusahaan. Melampirkan AK1 ini cukup mudah, bahkan dapat diperoleh secara gratis.

“Membuat AK1 ini sangatlah diperlukan, karena dengan adanya kartu ini kami dapat dengan mudah melengkapi berkas lamaran kerja,” kata Ardi. (dlt)

Rekomendasi Berita