oleh

Pemuda Serang Seorang Wanita Pakai Parang

LINGGAU POS ONLINE – Berta Yustisia alias Bonang (19) warga Jalan Marga RT.6 Kelurahan Pelita Jaya Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Selasa (21/5) disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau.

Bonang harus duduk di kursi persakitan, karena diduga melakukan penyerangan terhadap Fitri Ariani (32) warga RT.7 Kelurahan Pelita Jaya Kecamatan Lubuklingggau Barat I, yang membuat korban mengalami luka memar di paha dan ketakutan.

Sidang digelar di ruang Cakra, dipimpin langsung Majelis Hakim Hendri Agustian SH didamping Hakim Anggota Yopy Wijaya SH dan Indra Lesmana Karim SH dengan Panitera Pengganti (PP) Alkaustari.

Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nanda SH, kejadiannya Senin, 26 November 2018. Awalnya, sekira pukul 09.00 WIB korban sedang berada di dalam rumah, tiba-tiba datang salah seorang pelaku Sin (buron). Sin menghampiri kediaman korban sambil berkata, “Fit, keluar kau”.

Mendengar panggilan itu korban lekas keluar. Setelah Sin bertanya “Kau tiduk samo bapak aku?” Sontak dijawab kemudian korban “Aku tidak.”

Mendengar jawaban tersebut, Sin menarik baju korban dan sempat memukul, tetapi korban dapat mengelak. Sin selanjutnya mengambil batu, melemparnya mengenai paha kiri korban, menyebabkan luka memar.

Tak lama kemudian datang Ap (buron) sambil membawa pisau. Ia langsung menusuk korban dua kali berturut-turut, namun tidak mengenai korban.

Kemudian datang terdakwa Bonang membawa parang. Ia menyerang korban, sehingga korban langsung mundur ketakutan dan sempat terjatuh di perkebunan ubi.

Kemudian korban langsung berdiri kembali dan melarikan diri.

Atas prilaku yang di lakukan terdakwa, korban mengalami luka memar dan trauma. JPU menyatakan, bahwa terdakwa terancam Pasal 170 Ayat (1) KUHP atau Pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP. (cw4)

Rekomendasi Berita