oleh

Pemprov Sumsel Hutang Rp20 M

LUBUKLINGGAU – Hingga saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) masih memiliki hutang ke Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau sebanyak Rp20 miliar. Hutang ini sudah sejak 2017 lalu, namun belum dilakukan pembayaran.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Lubuklinggau, Imam Senen kepada wartawan, Senin (21/1) mengatakan hutang sebelumnya Rp32 miliar akhir 2018 dibayar Rp12 miliar. Padahal wacananya uang tersebut diperuntukkan membayar rekanan, dampaknya sebagian rekanan pembangunan infrastruktur 2018 masih belum dibayar.

“Wacana kemarin jika dibayar full, selain membayar rekanan kita juga membayar hutang ke RS atas layanan Jamsoskes Sumsel Semesta. Karena hanya dibayar sebagian, kita mengeluarkan Surat Pengakuan Hutang (SPH) untuk beberapa rekanan,” jelas Imam Senen.

Diakui Imam Senen, pihak Pemkot Lubuklinggau aktif berkoordinasi dengan Pemprov Sumsel agar uang tersebut segera dibayarkan.

“Saat ini masih menunggu SK Gubernur Sumsel,” tegas Imam Senen.

Imam Senen berharap Pemprov Sumsel segera membayarkan hutang tersebut, sehingga Pemkot Lubuklinggau bisa melunasi ke rekanan.

“Kami juga malu karena pihak rekanan selalu tagih, tapi mau bagaimana memang dari Pemprov belum bayar,” cetusnya.

Sementara sebelumnya, anggota DPRD Provinsi Sumsel, Hasbi Asadiki mengaku bahwa DPRD Provinis Sumsel sudah menyetujui adanya pembayaran hutang ke Pemkot Lubuklinggau.

“Sudah disetujui, tapi memang tidak full baru sebagian. Karena Pemprov Sumsel juga akan membayar ke beberapa daerah lainnya,” ungkap Hasbi.(nia)

Rekomendasi Berita