oleh

Pemkot Terus Optimalkan Pelayanan PDAM

WALIKOTA Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe meyakini, kalau permasalahan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kota Lubuklinggau menjadi prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau. Meskipun ditegaskan Nanan, sapaan akrabnya ini kalau permasalahan ataupun keluhan mengenai PDAM hanya 20 persen.

Ia mengungkapkan, dari 16.000 pelanggan PDAM Tirta Bukit Sulap (TBS) yang bermasalah lebih kurang 4.000. Sementara selebihnya tidak ada keluhan. Seperti dicontohkannya di wilayah Kelurahan Petanang, Lubuk Kupang hingga Kelurahan Jukung. Bahkan kedepan di wilayah Kelurahan Batu Urip juga tidak akan ada keluhan, karena Pemkot sedang melakukan pembangunan intake di wilayah tersebut.

“Artinya hanya 20 persen yang bermasalah, itupun yang ada di jaringan lama yang memang daya tampungnya rendah serta dibangun sudah sejak tahun 1982, hingga saat ini belum dilakukan perbaikan. Dan itu tetap menjadi prioritas kita untuk segera diperbaiki, sehingga kedepan tidak ada lagi keluhan masyarakat mengenai pelayanan PDAM,” ungkap Nanan.

Beberapa upaya sudah dilakukan pemerintah bersama PDAM. Salah satunya yang saat ini sedang dilakukan, yakni pembangunan reservoir baru.

“Dan kapasitasnya kita tingkatkan, dari yang lama hanya 1.800 M3 kini berkapasitas 2.000 M3. Dengan harapan, kedepan lebih maksimal dalam menyuplai air,” ungkapnya kembali.

Kedepan Pemkot akan mengoptimalkan pompa air dari intake sungai Kelingi, karena di sana tidak menggunakan gravitasi.

“Ketiga kita juga akan lakukan pipanisasi, ketika ketiga upaya ini kita optimalkan maka yakinlah tidak ada lagi permasalahan PDAM,” jelasnya. (rfm)

Rekomendasi Berita