oleh

Pemkot Siapkan Balai Rakyat

APBD-P 2017, 292 Item Pembangunan Dilaksanakan

WALIKOTA Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menegaskan, pencapaian pembangunan dan pelaksanaan tahun 2017 masih berlangsung, semua bisa terealisasi hingga tahun 2018.

“APBD-P tahun 2017, ada 292 item pekerjaan pembangunan. Peningkatan jalan lebih kurang Rp 105 miliar, diantaranya untuk jalan lingkungan Rp 40 miliar dan jalan sekunder Rp 65 miliar,” tegasnya.

Hal ini dijelaskannya, tidak akan terlaksana kalau hanya bersumber pada APBD yang tak sampai Rp 1 triliun. Maka dari itu, pembangunan banyak menerapkan pola kerja dulu baru dibayar kemudian.

“Paling utama memang harus dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tahun ini baru mencapai Rp 85 miliar,” jelasnya.

Terhadap pengerjaan jalan saja, total sudah terealisasi Rp 155 miliar dari APBD induk Rp 80 miliar dan APBD perubahan Rp 75 miliar, itu pun sudah meningkatkan jalan sepanjang 78 KM. Belum termasuk pada kegiatan pemeliharaan jalan dengan dana Rp 1 miliar, target 26 ruas jalan selesai diperbaiki yang sebanyak 36 ruas jalan dengan kurang lebih kerusakan sepanjang 80 KM.

Pada tahun ini saja, pada DPUTR terus mendapat masukan pembangunan dari masyarakat, baik dari Musrenbang maupun kunjungan ke masyarakat. Setidaknya, beberapa kegiatan ini baru bisa tuntas dengan dana Rp 400 miliar, namun tentu harus disesuaikan dengan APBD yang ada.

Ia juga berencana, kedepan akan disiapkan Balai Rakyat di masing-masing kelurahan, agar kegiatan masyarakat tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

“Tahap awal dan percontohan sedang dibangun di Kelurahan Karang Ketuan, nanti juga dibangun di 71 kelurahan lain tinggal disiapkan lahannya,” jelasnya.

Kemudian terhadap kegiatan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) progres pembangunan diam-diam sudah mencapai 301 unit penyelesaian dari total 408 RTLH dengan dana Rp 4,4 miliar. Tahun depan, sudah masuk kegiatan sebanyak 435 RTLH dengan dana bersumber dari DAK APBN sebesar Rp 7 miliar.

Kegiatan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman ini, ada sebanyak 252 titik tersebar di 72 kelurahan, meliputi pembangunan jalan lingkungan, drainase tersier dan pemasangan PJU.

“Total sekarang terdapat 7.800 titik PJU yang tersebar, itu juga jika ada gangguan dilakukan perbaikan bertahap dengan pemeliharaan rutin dari laporan masyarakat maupun temuan petugas,” ungkapnya. (Rls/09)

Komentar

Rekomendasi Berita