oleh

Pemkot Optimis Peningkatan PAD Signifikan

Adanya Dorongan Optimalisasi Pajak Daerah Dari KPK RI

SEBAGAI bentuk komitmen KPK RI dan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau dalam mengoptimalisasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak hotel dan restoran, kemarin (11/10) dilaksanakan rapat optimalisasi penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah Kota Lubuklinggau, oleh Koordinator Wilayah (Korwil) Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK RI.

Rapat dan koordinasi ini, dilaksanakan di Gedung Kesenian Sebiduk Semare Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Dihadiri Wakil Walikota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar beserta jajarannya, serta 256 pelaku usaha yang menjadi Wajib Pajak (WP) hotel dan restoran di wilayah Kota Lubuklinggau.

ARAHAN – Koordinator Wilayah II Korsupgah KPK RI wilayah Sumsel, Jambi, Lampung, Babel, Riau, Medan Dan Bengkulu, Choki menyampaikan arahan kepada seluruh WP serta OPD dan petugas pemungutan pajak, di Gedung Kesenian Sebiduk Semare Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kamis (11/10).

Wakil Walikota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar sangat berharap dengan adanya dorongan dari KPK melalui kegiatan seperti ini, bisa meningkatkan PAD Kota Lubuklinggau, terutama dari sektor pajak hotel dan restoran. Mengingat Lubuklinggau merupakan kota jasa dan industri, yang andalan PAD-nya tentu terbesar dari pajak daerah.

“Sementara pemerintah dalam hal meningkatkan PAD, akan lebih gencar dalam mendatangkan orang sebanyak mungkin. Salah satunya terus mengimbau masyarakat untuk mempertahankan keramahan dan kemadanian yang selama ini sudah menjadi modal utama kita, dalam mewujudkan Kota Lubuklinggau sebagai kota tujuan,” jelas Sulaiman Kohar.

Ditargetkan, dengan adanya optimalisasi PAD melalui IT tapping box agar peningkatan PAD sebesar Rp250 miliar. ” Untuk itu tidak bosan pemerintah mengajak kepada semua pihak, mari bersama-sama bangun Kota Lubuklinggau dengan meningkatkan PAD. Uang yang berasal dari masyarakat, akan kita kelola agar dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh masyarakat,” tegasnya.

Sementara, Korwil II Koordinasi Korsupgah KPK RI wilayah Sumsel, Jambi, Lampung, Babel, Riau, Medan Dan Bengkulu, Aldinsyah Nasution atau biasa disapa Choki menekankan kepada WP dan petugas pajak, agar menyetorkan pungutan pajak sesuai dengan penerimaan.

Ia kembali menjelaskan, kalau ada beberapa hal yang pihaknya soroti saat hadir ke Lubuklinggau. Salah satunya mengenai pencegahan korupsi. Ada tiga hal yang perlu ditekankan kembali dalam hal pencegahan, yakni mengenai perizinan, keuangan serta penegakan hukum. (rfm)

Rekomendasi Berita